Dua Curanmor Kesakitan Usai Diterjang Timah Panas Polisi

27 Februari 2017 20:06
Muh Nawir, (32) dan Ruslan (27), warga Baddoka, Kecamatan Biringkanaya, kota Makassar, harus merintih kesakitan setelah diterjang timah panas Polisi. Minggu (26/2/2017) kemarin.

MAKASSAR, INIKATA.com-Muh Nawir, (32) dan Ruslan (27), warga Baddoka, Kecamatan Biringkanaya, kota Makassar, harus merintih kesakitan setelah diterjang timah panas Polisi,Minggu (26/2/2017) kemarin.

Diketahui kedua orang tersebut merupakan pelaku pencurian sepeda motor (Curanmor) di wilayah hukum Polrestabes Makassar, Sulawesi Selatan.

Penangkapan terhadap kedua pelaku ini, berawal Unit Jatanras Polrestabes Makassar mendapatkan informasi bahwa ada yang ingin menjual sepeda motor dengan harga murah di sekitar daerah Bulurokeng, Kecamatan Biringkanaya.

Sehingga personel Unit Jatanras Polrestabes Makassar bergerak cepat ke lokasi. Hasilnya, polisi pun tidak sisa sia, pihak Unit Jatanras berhasil mengamankan dua tersangka tersebut.

Baca juga: Usai Tertembak Polisi, Pelaku Curanmor Ini Minta Rokok ke Anggota Resmob

Di hadapan polisi, kedua pelaku mengakui, sebelumnya mereka beraksi di pergudangan Bussinnes Park 88, Desa Temmappaduae, Kecamatan Marusu Kabupaten Maros.

Selanjutnya pihak kepolisian melakukan pengembangan penunjukan TKP yang lain di wilayah Kota Makassar, namun pada saat dalam perjalanan kedua tersangka berontak dan berupaya mengelabui petugas dan melarikan diri sehingga dilakukan tembakan peringatan sebanyak tiga kali ke udara namun tidak diindahkan oleh kedua pelaku.

Baca juga: Ditembak Polisi, Curanmor: Taubat Aku!!

Sementara Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Dicky Sondani membenarkan peristiwa itu. Salah seorang tersangka, Ruslan merupakan honorer di Jembatan Timbang Maccopa, Maros.(**)