Lihat Kepedulian Walikota Parepare Sambangi Warga Korban Banjir

26 Februari 2017 16:33
Walikota Parepare, HM Taufan Pawe saat mengunjungi warga korban banjir.

PAREPARE, INIKATA.com – Curah hujan yang mengguyur Kota Parepare sejak Sabtu (26/2/2017) malam membuat sejumlah titik wilayah di kota Pareparete mengalami genangan air yang cukup tinggi hingga Minggu (26/2/2017).

Akibatnya beberapa rumah, persawahan, serta jalan digenangi air. Genangan terparah terjadi di RT 1 dan RT 2 RW 7 Kelurahan Lumpue, Kecamatan Bacukiki Barat.

Ketinggian air di lokasi tersebut mencapai perut orang dewasa dan hingga sore ini air sudah mulai surut hingga betis orang dewasa.

IMG-20170226-WA0013

Walikota Parepare,  HM Taufan Pawe yang tiba di Parepare pukul 3 subuh tadi dari Makkassar usai mengikuti rapat Golkar sudah mendapatkan laporan melalui smartphonenya dan langsung turun ke lokasi tersebut.

“Saya melihat langsung bahwa memang masyarakat perlu kita carikan solusi yang terbaik dengan fenomena alam yang terjadi ini. Kita tidak boleh biarkan dan kami sudah panggil unsur tekhnis dari Dinas Pekerjaan Umum untuk menganalisa permasalahan yang ada dengan melibatkan semua stekholder, tokoh masyarakat yang mengetahui persis kondisi seperti yang kita lihat tadi. Tidak sedikit harta benda mereka hancur dengan kejadian ini,”kata Taufan.

Atas kejadian ini, lanjut Taufan, pihaknya tidak tinggal diam, dan segera menganailisa seperti apa penyebabnya dan mencari solusinya atas hal ini.

“Jadi kejadian ini akan dijadikan agenda utama dalam coffe morning Senin (28/2/2017) besok yang merupakan agenda pemerintah kota duduk bersama sekda, pimpinan SKPD, camat dan lurah untuk mencari solusi setiap permasalahan yang terjadi di Parepare,”tutupnya.

Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Parepare, Ilham Sukardi mengatakan, ada sejumlah titik yang mengalami genangan seperti Lontangnge, Kecamatan Bacukiki tetapi paling parah di Lumpue ini.

“Jadi lokasi ini yang paling parah,” sambung Ilham.

Salah seorang warga Lumpue, Baya mengatakan jika hujan memang terjadi sepanjang malam hingga pagi.

“Sudah dua kali terjadi seperti ini dan ini yang paling parah, kami berterima kasih ke pak wali karena sudah turun langsung melihat keadaan ini dan langsung menurunkan tim damkar untuk menyedot air di rumah saya”katanya. (**)