86 Tenaga PTT Kesehatan Sidrap Resmi Diumumkan

24 Februari 2017 15:48
Sekda Sidrap, H Ruslan Sat memimpin pembukaan naskah pengumuman PTT yang dinyatakan lulus.

SIDRAP, INIKATA.com – Setelah sekian lama menunggu keputusan pengangkatan sebagai Pegawai Tidak Tetap (PTT) di lingkup Dinas Kesehatan Sidrap, akhirnya resmi diumumkan Pemerintah Kabupaten Sidrap melalui Surat Keputusan Kemenpan RI Nomor 7/2017.

SK Kemenpan tersebut tentang penetapan kebutuhan Pegawai Negeri Sipil (PNS) dari program PTT Kementerian Kesehatan dilingkungan pemerintah Provinsi/Kabupaten/Kota seluruh Indonesia, Tahun Anggaran 2017.

Pembukaan naskah pengumuman yang bersifat rahasia negara itu, dipimpin langsung Sekda Sidrap, Ruslan yang dihadiri Kepala Dinas Kesehatan, Kepala BKD, Kepala Bappeda, Kepala Inspektorat, Sekretaris BPKD, Humas Sidrap, dan unsur media lainnya didaerah ini.

Dari 96 nama PTT yang diusulkan, 86 orang diantaranya dinyatakan lulus, sementara 10 orang lainnya dinyatakan tidak lulus karena batas usianya melebihi ketentuan yang ditetapkan hingga 35 tahun.

Demikian disampaikan Sekda Sidrap, Ruslan, diruang kerjanya, Jumat (24/2/2017), mengatakan, ke 10 PTT yang tidak lulus itu, tetap akan digaji dan diberikan intensif dari kementerian kesehatan sambil tetap diberi kesempatan untuk mengikuti tes secara umum penerimaan CPNS mendatang.

Baca juga: Masuk Nominasi 200 BUMD Terbaik di Indonesia, PDAM Sidrap Optimis Sisihkan Pesaingnya

Ia mengatakan, PTT yang dinyatakan lulus tersebut, langsung diumumkan diseluruh Puskesmas dan dua RS pemerintah daerah serta kantor Dinas kesehatan Sidrap yang dimulai hari ini, dan juga akan ditindak lanjuti pemanggilan melalui surat resmi.

Untuk menghindari pungutan liar terkait penerimaan PTT ini, kata Sekda Ruslan, pihaknya meminta kepada wartawan yang hadir pada pembukaan naskah ini untuk terus mengawal guna menghindari terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

Baca juga: Ketua DPRD Sidrap Bantu Warga Bangun Jembatan

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Sidrap, dr A Irwansyah mengatakan, dari 86 PTT kesehatan yang dinyatakan lulus, salah satu diantaranya bernama Rahmadani Silodding, tidak dapat melakukan pengurusan administrasi lanjutan, karena yang bersangkutan meninggal dunia beberapa waktu lalu. (**)