Korupsi Gerobak Jilid II, Kadisdukcapil Parepare Resmi Ditahan

10 Februari 2017 10:57
Kepala Seksi Pidsus Kejari Parepare, Hasbi Saleh. (Kalma/inikata)

PAREPARE,INIKATA.com – Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kota Parepare, Amran Ambar resmi ditahan di tahanan Lapas Parepare oleh Kejaksaan Negeri Parepare karena kasus korupsi Gerobak jilid II, Kemarin, Kamis(9/2/2017).

Amran resmi menjadi tahanan Kejaksaan setelah pelimpahan berkas oleh Penyidik Polres Parepare.

Mantan Kadis Perindagkop itu terjerat kasus dugaan korupsi gerobak jilid II saat ia menjabat sebagai kadis di tahun 2013.

Dalam kasus dugaan korupsi pengadaan gerobak Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Koperasi (Disperindakop) Kota Parepare tersebut, sebanyak tiga orang yang telah ditetapkan sebagai tersangka.

Ketiga tersangka yang ditetapkan adalah, Mantan Kadis Perindakop Parepare, Amran Ambar dengan dugaan korupsi pengadaan 50 unit gerobak yang merupakan bantuan langsung melalui APBN 2013 dari Kementerian Perdagangan.

Sebelum dibawa ke Lapas Kelas II Kota Parepare, ia mengaku pasrah menjalani proses hukum yang dilimpahkan ke dirinya.

Amran mengaku ada indikasi kriminalisasi yang dilakukan terhadap dirinya.

” Ada diskriminasi hukum, saya hanya bertanda tangan, tak ada sepeserpun uang yang saya ambil,”katanya dengan pasrah.

Kepala Seksi Pidsus Kejari Parepare, Hasbi Saleh menguraikan alasan sehingga dilakukan penahanan terhadap Amran dan dua tersangka lainnya .

” Karena Ketiganya dikenai ancaman hukuman di atas lima tahun, karena itu kami melakukan penahanan dan untuk memudahkan dan mempercepat proses hukumnya juga,”ungkapnya.

Atas perbuatannya, ketiga tersangka dugaan korupsi pengadaan gerobak Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Koperasi (Disperindakop) Kota Parepare, dijerat pasal 2 subsidier pasal 3 UU no 20 tahun 2001 tetang Tipikor junto pasal 55 junto 64 KUHP dengan ancaman hukuman diatas 5 tahun penjara. Adapun kerugian negara atas kasus tersebut diperkirakan mencapai Rp 400 juta. (***)