Makassar Urutan Pertama Kejahatan Jalanan Dibawah Umur

3 Februari 2017 17:39
Ilustrasi kejahatan jalanan dibawah umur

MAKASSAR, INIKATA.com – Arist Merdeka Sirait, Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) menerangkan keterlibatan anak di bawah umur dalam tindakan kriminal di Kota Makassar perlu menjadi perhatian serius.

Bahkan baru-baru ini pihak Polrestabes Makassar melakukan rilis kasus terkait 3C. Dimana para pelaku pencurian disertai kekerasan (Curas), pencurian dan pembaretan (Curat) dan pencurian bermotor (Curanmor) didominasi kalangan anak dibawa umur.

Pelaku kasus kejahatan jalanan yang didominasi anak dibawa umur tersebut mencapai 39 persen, itu dikeluarkan oleh pihak Polrestabes Makassar.

Fenomena keterlibatan anak di bawah umur itu sendiri, awalnya berawal di Bandung, kemudian beralih ke Pekanbaru dan Palembang, belakangan meningkat di Kota Makassar.

Baca juga: Sejak Endi Sutendi, 86 Pelaku Kejahatan di Makassar Tertangkap

“Kota Makassar malah belakangan, tetapi berada di urutan pertama,” ucapnya.

Kata Arist Merdeka Sirait dalam pengamatan yang dilakukan pihaknya selama lima tahun belakangan, keterlibatan anak di bawah umur itu mengalami peningkatan.

Baca juga: 6 Bulan Ada 8.434 Laporan Kejahatan di Polda Sulsel

“Dua tahun belakangan, keterlibatan anak dalam tindak pidana kriminal itu, Kota Makassar berada di urutan pertama,” kata Arist kepada IniKata.com, Jumat (3/2/2017).