Digerebek Polisi, Delapan Pelaku Sabung Ayam Lari Kocar-kacir

2 Februari 2017 17:26
penjudi sabung ayam berhasil diamankan anggota Polsek Pasimarannu tepatnya Belakang Pasar Baru, Jalan Pendidikan Desa Bonerate, Kecamatan Pasimarannu, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan. (foto:ist)

MAKASSAR, INIKATA.com – Delapan penjudi sabung ayam berhasil diamankan anggota Polsek Pasimarannu tepatnya Belakang Pasar Baru, Jalan Pendidikan Desa Bonerate, Kecamatan Pasimarannu, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan.

Saat akan digerebek polisi, delapan pelaku yang merupakan warga Bonerate sempat kocar-kacir melihat beberapa orang berseragam coklat hitam mendatangi lokasi. Namun, apa daya para pelaku, mereka kalah jumlah dari anggota Polsek Pasimarannu.

Kedelapan warga tersebut masing-masing berinisial BA (30), SA (30), SU (39), My (29), ER (16), SG (17), SY (14) dan MK (16).

Sementara Kepala Kepolisian Resort Polres Kepulauan Selayar, AKBP Eddy S. Tarigan membenarkan penangkapan terhadap delapan warga Bonerate yang merupakan pelaku tindak pidana.

Eddy menyebutkan, pihaknya kala itu mendapatkan informasi dari warga bahwa di daerah tersebut kerap dijadikan tempat perjudian sabung ayam oleh beberapa warga.

“Bermodal info itu anggota Polsek langsung melakukan penggerebekan, saat tiba di lokasi para pelaku sempat kocar kacir melihat petugas yang akan melakukan penangkapan,” kata AKBP Eddy S. Tarigan kepada IniKata.com. Kamis (2/2/2017).

Baca juga: Diduga Bocor, Pelaku Judi Sabung Ayam Berhasil Kabur Saat Digrebek

Menurut Mantan Kasubdit III Ditresnarkoba Polda Sulsel ini, sabung ayam itu biasa taruhan uang tunai. Selain itu, kata dia, empat orang diantaranya masih di bawah umur dan akan diproses sesuai tatacara peradilan anak, dan yang dewasa tentunya tetap akan dilanjutkan.

Selain pelaku berhasil tertangkap, Polsek Pasimarannu juga mengamankan barang bukti berupa uang tunai Rp275.000 dan enam ekor ayam jantan digunakan sebagai alat sabung ayam.

Baca juga: Ini Sebabnya Polisi Sulit Ringkus Pelaku Sabung Ayam di Sidrap

Lebih lanjut Kapolres menegaskan bahwa judi merupakan salah satu penyakit masyarakat yang merupakan salah satu target Polri untuk diberantas. “Para pelaku diancam dengan Hukuman penjara 4 sampai 10 tahun, sebagaimana pasal 303 Subs Pasal 33bis KUHP dan pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP dan atau pasal 56 KUHP,” tutupnya. (***)