Pangkep Dapat Hibah Mobil Damkar dan Ambulans Dari Jepang

1 Februari 2017 10:11
Jepang Memberikan bantuan hibah berupa mobil Pemadam Kebakaran (damkar) kepada pemerintah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep). (Foto:ist)

PANGKEP,INIKATA.com – Jepang Memberikan bantuan hibah berupa mobil Pemadam Kebakaran (damkar) kepada pemerintah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep).

Pangkep ikut mendapat bantuan bersama delapan kabupaten lainnya di Indonesia, melalui Ehime Toyota Motor Corporation.

Bantuan itu berupa tiga unit mobil yang terdiri dari dua unit mobil pemadam kebakaran (Damkar) dan satu unit mobil ambulans.

Seperti yang diungkapkan Plt Sekretaris Daerah Kabupaten Pangkep, Effendi Kasmin, yang ditemui beberapa waktu lalu, “Iya kita dapat bantuan 3 unit mobil hibah dari pemerintah Jepang. Penyerahan simbolis nanti akan dilaksanakan di kantor Dirjen Bina Adwil, Lantai 3, Kemendagri,jakarta,” ungkap Effendi yang juga merupakan Kadis Perhubungan Pangkep Tersebut.

Baca Juga: Dinkes Pangkep Beri Kebijakan, Ambulans Tua Khusus Angkut Jenazah

Hal senada disampaikan Sekretaris Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Pangkep Amiruddin, rencananya kehadiran 2 unit damkar tersebut yang akan menggenapkan menjadi 5 unit damkar milik pangkep dan akan dimanfaatkan di setiap kecamatan, sehingga ini akan mempermudah proses penanganan di wilayah yang aksesnya jauh dari markas damkar yang terletak di kota pangkajenne.

“Jadi damkar nanti akan kita siapkan masing -masing 1 unit, seperti di kecamatan Mandalle, Minasate’ne, termasuk juga kecamatan Bungoro,” terang Amiruddin.

Penyerahan bantuan ini, kata Amiruddin, sesuai surat dari Dirjen Bina Adwil, Kemendagri pertanggal 24 Januari 2017 dan akan diserahkan langsung kepada kepala daerah penerima bantuan pada 30 januari, ” Ada sembilan daerah yang menerima bantuan tersebut, diantaranya Pemkab Pangkep, Wajo, Bantaeng, Bulukumba, Tana Toraja, Toraja Utara, Mamuju Tengah, Gorontalo dan Ogan Komering Ilir,”tambahnya.

Terkait realisasi damkar ini, pihak sekretariat daerah masih akan menindak lanjuti ke Bupati Pangkep, Syamsuddin Hamid, lantaran biaya pengiriman, ditanggung oleh daerah penerima, ”Kita baru mau menindaklanjuti bantuan hibah ini, untuk disampaikan kepada bupati. Karena bantuan hibah ini biaya pengiriman ditanggung masing-masing daerah sebesar ¥ 1.1 juta yen, atau setara Rp, 130 juta, ” timpal Effendy Kasmin. (**)

Baca Juga: 2020 Pangkep Target Jadi Pusat Destinasi Wisata Bahari