Puting Beliung kembali Menghantam Kabupaten Pangkep

31 Januari 2017 15:40
Puting Beliung kembali Menghantam Kabupaten Pangkep.

PANGKEP, INIKATA.com – Masyarakat Pangkep kembali berduka akibat puting beliung, setelah memporak porandakan kelurahan Bonto-bonto, Kecamatan Ma’rang 12 Januari lalu, kini bencana puting beliung kembali menerjang pulau Badi, Desa Mattiro Deceng, Kecamatan Tupa’biring, Kabupaten Pangkajene dan kepulauan, Selasa 31 Januari 2017.

Menurut Kepala Kecamatan Tupabbiring, Paharuddin, kejadian tersebut sekitar pukul 00.00 WITA, saat sebagian besar masyarakat sedang tidur. Derita masyarakat Pulau Badi semakin dalam, mengingat beberapa waktu yang lalu pulau ini juga diterjang abrasi yang mengakibatkan beberapa rumah rusak. Untungya saja, kejadian tersebut tak mengakibatkan adanya korban jiwa.

Dalam bencana ini sekitar 19 rumah rusak, 11 diantaranya rusak parah dan 1 sekolah yakni SDN 27 Pulau Badi juga hancur karena tertimpa pohon akibat terjangan puting beliung.

Baca juga: Kunjungi Korban Puting Beliung, Bupati Pangkep Bawa Seng

Kerusakaan yang terjadi di sekolah tersebut pun mengakibatkan para siswa harus diliburkan. Menurut kepala sekolah SDN 27 Pulau Badi, Nurlia, mengatakan bahwa tindakan meliburkan para siswa harus diambil oleh pihaknya mengingat kondisi gedung sekolah mengalami kerusakan parah.

“Kita cuma punya enam ruangan. Dua diantaranya rusak parah akibat tertimpa pohon dan angin puting beliung. Terpaksa kita liburkan hari ini, besok rencananya sudah kembali masuk, disiasati dengan siswa masuk pagi dan sore,” ujarnya Nurlia.

Baca juga: Angin Puting Beliung Obrak Abrik Satu Desa di Pangkep

Sementara itu, pemerintah Kabupaten Pangkep melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mengambil tindakan cepat untuk memberikan bantuan kepada masyarakat yang terkena angin puting beliung. Menurut Herman, Pelaksana Tugas Kepala Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) Pangkep mengatakan bahwa pihaknya saat sedang gencar untuk membangun posko bencana yang dapat digunakan oleh masyarakat. Selain itu, pihaknya pun memberikan bantuan tenda sementara kepada para masyarakat. (**)