Timsus Polda Tangkap Dua Spesialis Pembegal Perempuan

31 Januari 2017 12:23
Timsus Polda Tangkap Dua Spesialis Pembegal Perempuan.

MAKASSAR, INIKATA.com – Tim Khusus (Timsus) Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Selatan berhasil membekuk dua kawanan pembegal yang setiap beraksi korbannya adalah seorang perempuan.

Dua orang tersebut masing-masing bernama Rangga Serang (22) warga Jalan Sultan Alauddin 2 dan Andi alias Vandi (20) warga Jalan Sultan Alauddin.

Keduanya pun berhasil diringkus Timsus Polda Sulsel secara terpisah, awalnya Timsus mengamankan Rangga tepatnya di Jalan Skarda Kecamatan Rappocini, Senin dinihari (30/1/2017). Sementara Vandi diamankan di Jalan Sultan Alauddin tepatnya di kediamannya.

IMG-20170131-WA0010_1

Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Dicky Sondani membenarkan penangkapan terhadap dua komplotan pelaku begal. Dicky mengatakan kedua pelaku tersebut setiap beraksi targetnya merupakan seorang perempuan.

“Timsus Polda mengamankan secara terpisah, penangkapannya berdasarkan informasi warga terkait keberadaan pelaku,” kata Kombes Pol Dicky Sondani kepada IniKata.com, Selasa (31/1/2017).

Hasil introgasi, Rangga mengakui telah melakukan begal di wilayah Kota Makassar antara lain di Jalan Tabaria bersama rekannya. Pada saat itu, yang menjadi korban adalah perempuan yang sedang mengendarai motor, kedua pelaku berhasil mengambil satu unit HP Android.

Aksi lainnya di sekitar Benteng Somba Opu, pelaku kembali mengincar perempuan dengan mengambil 1 unit HP Samsung J7. Pelaku juga kerap melakukan aksi penodongan terhadap korban menggunakan pisau di Jalan Mallengkeri dan berhasil menggasak tas berisi handpone android.

Kombes Pol Dicky Sondani melanjutkan, pelaku juga perna beraksi di Jalan Adiyaksa pada tahun 2016 lalu bersama rekannya dengan mengambil tas hitam berisikan dompet dan handphone.

“Pelaku sudah tercatat berulang kali dalam kasus kriminalitas seperti bulan Desember 2016 melakukan penodongan di Jalan Toddopuli Raya dan mengambil hp Samsung Android,” ungkapnya.

Lebih jauh, Dicky menambahkan, selain pelaku beraksi di wilayah hukum Polsek Tamalate maupun di wilayah hukum Polsek Panakukang, pelaku mengakui sudah lima kali beraksi.

“Pelaku terakhir kali beraksi di Jalan Benteng Somba Opu Polsek Ujung Pandang,” tutupnya. (**)