Ini Benda Yang Mengandung Makna Saat Imlek

27 Januari 2017 21:52
Suasana Imlek di Vihara Ibu Agung Bahari, Jalan Sulawesi

MAKASSAR, INIKATA.com — Kepala Bagian Puja Bakti Vihara Ibu Agung Bahari, Hindranata mengatakan ada beberapa barang yang harus diadakan pada saat imlek. Barang wajib itu memiliki makna-makna tertentu.

“Seperti lampion, itu adalah barang wajib pada saat imlek. Menandakan lampu yang menerangi kehidupan kita,” ungkap Hindranata kepada inikata.com, Jumat  (27/1/2017).

Hindranata melanjutkan barang lainnya adalah lilin. Sama halnya dengan lampion hanya saja lilin diadakan pada saat ritual imlek,”Untuk ukurannya bermacam-macam. Ada ukuran kecil sampai ukuran jumbo setinggi orang dewasa. Khusus ukuran jumbo bisa tahan sampai 15 hari berturut-turut,” katanya.

Sedang, kata dia, barang wajib lainnya adalah boneka naga. Naga diibaratkan sosok yang bijaksana dan agung layaknya dewa,”Kalau misalnya kita berdoa agar musim hujan dan musim kemarau berhenti sesuai dengan musimnya. Ini naga bukan binatang yg pernah ada, tdk pernah. Hanya lambang,” katanya.

Lebih lanjut, terdapat pula sesaji pelbagai macam makanan. Seperti jojoro (Dodol), nanas, apel, damar, bakpao dan lainnya.

“Jojoro pertanda berlapis lapis rejeki kita, nanas pertanda rejeki, apel pertanda damai, kalau damar pertanda kebahagiaan dan sukses. Sedang kalau bakpao artinya melindungi. Itu semua bahasa kiasaan saja. Tapi setiap imlek harus ada,”ucapnya.

“Kalau cap gomeh itu pertanda malam puncak saat imlek,”dia menambahkan. (**)