Kama Cappi “Kebal Hukum”

27 Januari 2017 9:48
Ashari Setiawan alias Kama Cappi, aktivis penggiat anti korupsi dan menjadi terdakwa kasus pengrusakan kantor Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Sulawesi Selatan di Jalan Veteran Selatan, Jumat (23/9/2016) lalu, kini bebas. (Foto:ist)

MAKASSAR,INIKATA.com – Ashari Setiawan alias Kama Cappi, aktivis penggiat anti korupsi yang merupakan terdakwa dalam kasus pengrusakan kantor Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Sulawesi Selatan di Jalan Veteran Selatan, Jumat (23/9/2016) lalu, kini bebas.

Pimpinan organisasi Germak ini sebelumnya mendekam di dalam Rumah Tahanan (Rutan) Makassar, Kecamatan Rappocini. Bahkan berkas kasus pengrusakan yang dilakukan Kama Cappi tersebut sudah dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Makassar.

Penulusuran Inikata.com di beberapa lokasi, Kama Cappi pernah terlihat nongkrong di warung kopi tepatnya di Jalan Sulatan Alauddin, Kecamatan Tamalate. Ia terlihat sejak dua pekan terakhir ini.

Kasat Reskrim Polrestabes Makassar, Kompol Musbagh Niam menjelaskan, berkas Kama Cappi untuk saat ini sudah tahap 2 ke Jaksa Penuntut Umum (JPU). “Status Kama Cappi dilanjutkan penahanan,” katanya.

Sementara itu, Kasi Pidsus Kejari Makassar, Sri Suryanti, mengaku tidak tahu menahu persoalan kebebasan Kama Cappi. “Coba tanyakan ke Pak Kejari Makassar,” singkatnya.

Terpisah, Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Makassar Deddy Suwardy Surachman menjelaskan, itu ditanyakan ke Pengadilan, karena sudah kewenangannya.

Baca Juga: Istri Siri Kama Cappi Masuk Penjara

Menurutnya, kalau Hakim menangguhkan, pihaknya hanya melaksanakannya. “Jadi dipertanyakan pengalihannya ke Pengadilan Negeri (PN) Makassar saja ya,” bebernya.

Pencarian Fakta terkait bebasnya terdakwa kasus pengerusakan kantor Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Sulsel tersebut, Humas Pengadilan Negeri Makassar, Ibrahim Palino saat dikonfirmasi menjelaskan, dialihkannya penahanan itu, karena sudah ada perdamaian antara terdakwa dan pelapor.

Tak hanya itu, terdakwa juga sudah mengganti kerugian yang ditimbulkan oleh perbuatannya. “Termasuk sudah ada penjamin bahwa terdakwa untuk tidak mengulangi lagi perbuatannya,” kata Ibrahim Palino.

Kepala Rutan Kelas I Makassar Surianto, menjelaskan, Ashari Setiawan atau Kama Cappi itu bukan tahanannya. “Memang pernah ditahan di rutan, akan tetapi tidak lama menjalani masa tahanannya dialihkan penahanannya oleh pihak Kejari Makassar,” bebernya.

Bahkan, kata dia, ia sempat mempertanyakan adanya informasi masyarakat terkait berkeliarannya Ashari Setiawan itu di luar rutan itu, akan tetapi yang saat itu dirinya tidak berada di luar dan yang menjabat pelaksana harian-nya saat itu, kepala keamanan.

Dia pun bertanya kepada kepala keamanan, namun yang bersangkutan menjelaskan bahwa Kama Cappi itu dialihkan jenis penahanannya menjadi tahanan kota. (**)

Baca Juga: Kama Cappi Janji, Kadis Peternakan dan Kesehatan Hewan Pasti Terganti