Apa Kabar Kasus Pungli Los Pasar? Kejari Makassar Bidik Tersangka Baru

25 Januari 2017 19:01
Ilustrasi hukum

MAKASSAR, INIKATA.com – Bergulirnya kasus pungutan liar (Pungli) yang dilakukan langsung kepala Pasar Pabaeng-Baeng wilayah Timur hingga saat ini pihak Kejaksaan Tinggi Negeri (Kejari) Makassar membidik calon tersangka baru.

Kasipidsus Kejari Makassar, Sri Suriyanti mengatakan, hingga saat ini pihaknya masih mempelajari berkas dan telah mencari bukti kuat yang mengarah pada tersangka tambahan.

“Masih adanya kemungkinan Tersangka baru dalam kasus Penjualan Asset pemerintah (Lods) di Pasar Pabaeng-Baeng oleh Kepala Pasar bagian timur,” kata Sri Suriyanti kepada IniKata.com, Rabu (25/1/2017).

Sri menyebutkan, meski Berkas tersangka kasus Pungli Pasar Pabaeng-Baeng telah diserahkan pada Jaksa Penuntut Umum (JPU), untuk disusun dakwaan dan dipersiapkan untuk dilimpah kepengadilan, namun menurutnya, kemungkinan tersangka baru dalam kasus ini masih sangat terbuka.

Meski enggan memberikan keterangan lanjutan, namun ia berkesimpulan bahwa kedepan semuanya akan saling berhubungan, “Kalau misalnya belum menemukan bukti yang mencukupi dengan upaya kami saat ini, Fakta persidangan dalam sidang terdakwa Kepala Pasar Laisa Nanggong pasti akan membuka semua,” jelasnya

Dimana dalam tahapan berkas akan diberikan atau diserahkan pada jaksa penuntut umum dakwaan bisa disusun, selain itu juga. Dalam kasus ini Kepala Pasar Pabaeng-Baeng wilayah timur, Laisa Nanggong oleh kejaksaan negeri menjadikannya tersangka tunggal.

Baca juga: Kasus Pungli, Berkas Kepala Pasar Pabaeng-baeng Dilimpahkan

Perihal kasus pungli Pasar Pabaeng Baeng ini sebelumnya dikembangkan atas Operasi Tangkap Tangan (OTT) Polda Sulsel, dimana Kepala Pasar dijerat sebab telah menjual Lods di pasar seharga Rp20-30 juta rupiah, padahal sebagai aset pemerintah lods sama sekali tidak dapat diperjual belikan, hanya untuk disewakan saja.

Akibat perbuatannya, Laisa sebagai kepala pasar dan tersangka saat ini telah ditahan di rumah tahanan untuk kemudian menunggu jalannya persidangan.

Baca juga: Kasus Pungli Kepala Pasar, Polda Sulsel Akan Seret Tersangka Baru

Diketahui berdasarkan data sebelumnya Ia di jerat Jaksa dengan pasal 2 dan 3 Undang Undang Tipikor jo pasal 55 KUHP, dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.(**)