Empat Pengacara Handal Datangi Polres Gowa, Ada Apa Ya?

23 Januari 2017 14:44
Empat Pengacara Handal mendatangi Polres Gowa mempertanyakan desas desus kabar Saleh warga Kabupaten Jeneponto yang telah dianiaya. (foto:ist)

MAKASSAR,INIKATA.com – Saleh (38), pelaku pembunuhan yang diduga dianiaya oknum Polisi Polres Gowa untuk mengakui tindak pidana pembunuhan terhadap Rafika Hasanuddin (22), membuat empat pengacara handal mendatangi Mapolres, Senin (23/1/2017) siang tadi.

Kedatangan empat pengacara handal itu untuk mempertanyakan desas desus kabar Saleh warga Kabupaten Jeneponto yang telah dianiaya. Keempat pengacara tersebut yakni Aziz T, Budi Minzathu, Muh Zain, dan Andi Sumange.

Budi Minzathu mengatakan, jika ada pernyataan dari kliennya yang tidak membunuh Rafika Hasanuddin dan telah dianiaya dan dipaksa mengaku telah membunuh alumni Fakultas Farmasi UIT.

Baca juga: Bekas Tembakan di Paha, Polisi Akui Saleh Pernah Terlibat Kriminal Berat

” Kedatangan kami untuk membela klien, karena adanya pernyataan dari klien kami telah disiksa oleh oknum polisi di paksa mengakui kesalahannya membunuh Rafika Hasanuddin,” ucap Budi Minzathu di Mapolres Gowa, Jalan Syamsuddin dg Tunru Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa.

Menurutnya, jika terbukti adanya tindak kekerasan terhadap kliennya itu, maka pihaknya juga akan melakukan prapradilan. ” Jika terbukti klien kami dianiaya oleh oknum polisi, maka kami akan laporkan oknum polisi tersebut dan akan menempuh jalur praperadilan,” jelasnya.

Baca juga: Ganjalnya “Pasal Begal” dan Kepentingan Pengembang Perumahan Dalam Kasus Rafika

Sebelumnya diberitakan, Saleh merupakan saksi pertama penemuan jenasah warga Desa Balla, Kecamatan Bajo, Kabupaten Luwu, di perumahan Kompleks Yusuf Bauty, Kabupaten Gowa. Saleh juga merupakan saksi, kemudian ditetapkan sebagai tersangka tunggal pembunuhan Rafika Hasanuddin setelah menjalani pemeriksaan secara maraton di Polres Gowa. (***)