19 Januari, Sudarling Korban Penyendaraan Abu Sayyaf Terakhir Komunikasi dengan Ibunya

21 Januari 2017 17:04
Ibu Sudarling, Jayanti korban penyanderaan Abu Sayyaf.

KEPULAUAN SELAYAR,INIKATA.com – Satu diantara dua Warga Negara Indonesia (WNI) asal Kabupaten Selayar, Sudarling Bin Samansung (22) yang menjadi korban penyanderaan kelompok Abu Sayyaf terakhir melakukan komunikasi dengan orangtuanya pada tanggal 19 Januari 2017. Setelah itu korban pun diculik.

“Kamis pukul 21.00 Wita anak saya menghubungiku dan membicarakan mengenai pekerjaannya di Malaysia,”ujar Jayanti, Sabtu (21/1/2017).

Sementara kabar bahwa Sudarling di culik oleh kelompok Abu Sayyaf diketahui pada Jumat 20 Januari sekitar pukl 21. 00 Wita oleh Nu’mang yang tinggal di Malaysia.

“Menginformasikan bahwa kapal yang menjadi tempat kerja Sudarling ada ditengah laut tanpa penumpang dan kosong tidak diketahui kemana penumpangnya,”ucapnya.

Wanita paruh bayah itu bercerita, Sudarling anak kedua dari tiga bersaudara itu yakni Jasman, Sudarling, dan Jasmiati berangkat ke Malaysia pada bulan Oktober2015 bersama pamannya yang bernama Mahmuddin.

Sudarling berangkat dari Bonerate bersama dengan pamannya melalui rute pemberangkatan Bonerate, Selayar, Makassar, Parepare, dan Nunukan dengan menggunakan angkutan mobil sewaan dan kapal laut Pelni.

Setibanya di Malaysia, Sudarling tinggal bersama warga Jampea dari Kabupaten Selayar bernama Muhammad Arsyad.

Baca juga: Dandim Selayar: Satu Sandera Abu Sayyaf Telah Dibebaskan

“Mereka berangkat ke Malaysia untuk mencari kerja sebagai tenaga nelayan dan bekerja sebagai ABK dikapal Troli penangkap udang dengan juragan bernama Hamdan warga Dusun Tanjung Lasore Desa Tanamalala, Kecamatan Takabonerate Kaupaten Selayar dan 1 temannya lagi org Bira Bulukumba. Hamdan meninggalkan pulau Bembe Bonerate pada bulan Oktober 2015,”jelasnya.

Dandim 1415/Kepulauan Selayar, Letnan Kolonel ARM Yuwono meralat komentarnya jika Sudarling telah dibebaskan. “Setelah saya cek ternyata bukan pembebasan tapi penjemputan keluarga korban dari Takabonerate,”ucapnya.

Baca juga: Ini Pekerjaan Tiga WNI Asal Sulsel Yang Ditahan Oleh Abu Sayyaf

Informasi yang dihimpun, hari ini Jayanti berangkat dari Bonerate menuju Benteng untuk bertemu dengan bupati dan Kapolres Selayar.Namun Info terakhir didapatkan , bahwa rencana tersebut batal karena cuaca buruk. (**)