Pangkep Akan Bangun Jaringan Komunikasi di Dua Pulau Terluarnya

20 Januari 2017 15:52
Dinas Komunikasi dan Informatika (kominfo) Kabupaten Pangkep berencana akan membangun jaringan komunikasi pada dua pulau terluarnya, yakni di Kecamatan Liukang Kalmas dan Liukang Tanggayya. (Foto:ist)

PANGKEP,INIKATA.com – Dinas Komunikasi dan Informatika (kominfo) Kabupaten Pangkep berencana akan membangun jaringan komunikasi pada dua pulau terluarnya, yakni di Kecamatan Liukang Kalmas dan Liukang Tanggayya.

Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala Bidang Komunikasi dan Informatika Idham Latief saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (20/1).

Sekadar diketahui, dua kecamatan tersebut terletak di pulau terluar dari Kabupaten Pangkep, yang membutuhkan jarak tempuh lebih dari 36 jam melalui jalur laut untuk bisa mencapainya. Dua kecamatan tersebut juga letaknya sangat berdekatan dengan pulau lombok dan bali.

Kabupaten Pangkep yang juga dikenal sebagai negeri 1000 pulau, dimana terdapat 120 pulau yang saat ini berada dalam naungan pemerintahannya. Dari keseluruhan pulau tersebut, hanya pulau-pulau yang terletak di daerah Kecamatan Liukang Kalmas dan Liukang Tanggayya yang belum terjangkau sinyal telekomunikasi.

“Masyarakat disana itu harus menyeberang ke daerah Lombok baru bisa dapat sinyal. Sedangkan rata-rata mereka sudah memiliki alat komunikasi tapi belum bisa digunakan,” ujar Idham.

Idham Latief Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Pangkep, mengatakan, ingin mensukseskan program tersebut, pihak Kominfo Kabupaten Pangkep pun telah menyiapkan anggaran sebesar Rp184 juta, dan menggandeng salah satu provider telekomunikasi untuk mengsukseskan program tersebut.

“Kita sudah anggarkan sekian. Semoga bisa berjalan dengan baik. Paling tidak, kalo tahun ini belum bisa berporeasi dengan baik, di tahun 2018 nanti sudah bisa sempurna,” lanjutnya.

Baca Juga: Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Pangkep Menggelar Pemilihan Duta Wisata Pangkep 2017

Selain berencana membangun jaringan komunikasi tersebut, Kabupaten Pangkep pada tahun ini juga memperoleh bantuan Desa Broadband dari Kementrian Komunikasi dan Informatika. “Nanti kalo bantuanya sudah turun, kita akan meminta petunjuk dari Bupati, daerah mana yang menjadi skala prioritas dari dua daerah terluar ini yang akan diberikan bantuan dari Kementrian tersebut,” tambahnya.

Budi Yamin, salah seorang Anggota DPRD Kabupaten Pangkep yang berasal dari Pulau, pun memberikan tanggapanya terkait dengan rencana tersebut. Menurutnya, jaringan komunikasi tersebut memang harus disediakan oleh pemerintah agar kemajuan dapat merata bagi seluruh masyarakatnya.

“Pemerintah memang harus menyiapkan. Agar masyarakat disana tidak tertinggal, sudah daerahnya jauh, masa juga harus ketinggalan informasi. Dengan adanya fasilitas seperti itu, maka informasi akan lebih mudah diperoleh oleh masyarakat,” ujarnya.

Selain itu, dengan adanya fasilitas tersebut, masyarakat juga akan terbantu dalam hal ekonomi. Sebagaimana yang diketahui, masyarakat di dua kecataman tersebut banyak berprofesi sebagai nelayan. (***)

Baca Juga: Liga Mahasiswa NasDem Bantu Pasien Bibir Sumbing dari Pulau Pangkep