Gegara Pilkada, Nama Anggota Satpol PP Ini Dicoret

20 Januari 2017 1:18
Ilustrasi Satpol PP

LUTIM, INIKATA.com – Dampak Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang berlangsung pada tanggal 9 Desember 2015 lalu masih terasa hingga saat ini. Seperti yang dirasakan oleh Rusdin Uddin, salah seorang anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) yang dinyatakan lulus seleksi penerimaan Satpol PP.

Menurut Rusdin, namanya telah dicoret karena ketahuan tidak mendukung salah satu pasangan calon yakni Thorig Husler dan Irwan Bachri Syam saat Pilkada lalu. Namun begitu, dirinya juga tidak membatah telah mendukung Nur Husain dan Esra Lamban.

Padahal, kata Rusdin, dirinya melihat jelas namanya tersebut telah dinyatakan lulus secara seleksi dan tertera di papan pengumuman pada kantor Satpol PP kabupaten Luwu Timur bersama dengan puluhan teman lainnya.

“Saya kaget mendapat informasi nama saya dicoret karena berbeda pilihan di Pilkada. Padahal saya sudah dinyatakan lulus. Nama saya juga ada di papan pengumuman,” ungkap Rusdin kepada awak media, Rabu 18 Januari 2017.

Dirinya pun menyayangkan kejadian pencoretan namanya itu. “Saya kira kalau di Pilkada kita itu bebas untuk memilih. Namanya juga demokrasi kan. Kok seperti ini akhirnya,” ungkap eks security PT Maharani yang telah bekerja selama 9 tahun ini.

Berdasarkan informasi dari keluarga, tambah Rusdin, pihak Satpol PP meminta agar kejadian ini tidak dibesar-besarkan ke publik atau media.

“Ada juga beberapa orang yang langsung masuk (lulus) tanpa mengikuti tes. Saya heran karena saat dites mereka tidak ada,” ungkapnya.

Rusdin diketahui warga desa Baruga, kecamatan Malili, kabupaten Luwu Timur yang juga telah resign atau mengundurkan diri dari tugas sebagai security di perusahaan Maharani, Soroako karena dinyatakan lulus dalam seleksi calon Satpol PP ini. (**)