Asyik Berduaan dengan Istri Orang, Pria ini Ditebas Hingga Koma

18 Januari 2017 23:05
Korban saat dirawat di RS. (foto: ist)

INIKATA.com – Akibat ketahuaan berselingkuh dengan istri orang, AW (42) dianiaya menggunakan senjata tajam hingga kondisinya kritis. Peristiwa itu terjadi di jalan Rantau-Kualasimpang, Dusun Melati, Desa Bukit Tempurung, Kota Kuala Simpang, Selasa (17-01-2017) dini hari.

Akibat kejadian itu, korban mengalami luka bacok serius di bagian kepala dan kedua tangannya nyaris putus oleh sabetan senjata tajam pelaku dan selanjutnya dibawa ke RSUD Aceh Tamiang guna mendapat pertolongan medis.

Pelaku diketahui berinisial N (40) yang tak lain adalah suami teman wanita yang dikencani korban, Kiki (nama panggilan). Pelaku datang bersama rekannya berinisial B (42) ke salah satu rumah milik W (45) masih di Dusun yang sama yang dijadikan tempat untuk berselingkuh.

Menurut keterangan warga sekitar, TKP perselingkuhan merupakan posko pemenangan salah satu Paslon Bupati/wakil Bupati Aceh Tamiang yang akan bertarung dalam Pilkada serentak 2017. Sebab, ada beberapa spanduk dan baliho salah satu calon terpajang didepan rumah tersebut.

Dari informasi yang didapat dari lapangan, kejadian sekitar pukul 04.30 WIB. Pelaku bersama seorang rekannya berinisial B (42) mendatangi rumah W langsung menggedor pintu.

Saat dibukakan pintu, pelaku menyelonong masuk kedalam rumah dan menemukan ada istrinya sedang berduaan dengan korban AW, diduga sedang berselingkuh.

Setelah ketangkap basah dengan suami, Kiki dan AW tak bisa berkelit akhirnya terjadi percekcokan mulut didalam rumah hingga berujung pembacokan. Sebelumya pelaku bersama rekannya B sempat mencari keberadaan Kiki selama satu malam tapi tidak ketemu.

Kapolres Aceh Tamiang AKBP. Yoga Prasetyo, SIK melalui Kasat Reskrim Iptu Ferdian, Selasa (17/01/17) siang, membenarkan kejadian tersebut. Telah terjadi penganiyaan berat hingga menyebabkan korban mengalami luka parah.

“Korban berinisial AW, pelaku N, teman wanita korban nama panggilannya Kiki, pemilik rumah inisial W dan rekan pelaku berinisial B. Seluruhnya warga Bukit Tempurung, Kecamatan Kualasimpang ,” terang Chandra.

Setelah mendatangi TKP, pihaknya mengaku sudah mengumpulkan bahan dan keterangan (Pulbaket) dari saksi-saksi yang ada dilokasi kejadian termasuk B dan W pemilik rumah berstatus sebagai saksi Polisi.

Menurutnya, motif penganiayaan dipicu oleh sakit hati karena mengetahui istrinya berselingkuh dengan orang lain.

“Akibat pembacokan itu, korban menderita luka dibagian kepala, tangan kiri dan kanan nyaris putus. Sedangkan pelaku masih dalam pengejaran aparat Polsek Kota Kualasimpang dibantu oleh tim Resmob Polres Aceh Tamiang,” ungkap Kasat Reskrim.

Sementara, pihak rumah sakit Aceh Tamiang menyatakan, saat ini korban AW masih dalam keadaan koma dan akan dirujuk ke RSUD Langsa. (**)