Polres Diminta Tidak Mudah Terima Pengajuan Penangguhan Tahanan

16 Januari 2017 14:08
Ketua DPRD Sidrap, H Zulkifli Zain. (Hasman/inikata.com)

SIDRAP, INIKATA.com – Sejumlah tersangka pelaku kriminal yang ditangani pihak Polres Sidrap, termasuk diantaranya kasus pencurian kendaraan bermotor, saat ini dalam tahan proses penyidikan guna mengetahui motif dan modus yang dijalankan para pelaku kejahatan itu.

Ditangkapnya pelaku sindikat pencurian bermotor beberapa waktu lalu oleh tim Sat Reskrim Polres Sidrap di daerah Amparita, Kelurahan Tellu Limpoe, Sidrap dan penadahnya serta barang buktinya, disambut positif masyarakat di daerah ini.

Namun, proses hukum para pelaku, sempat terusik karena adanya upaya penangguhan yang dilakukan pihak tertentu, sehingga hal ini dinilai mencederai proses hukum, walaupun hal itu memang diatur dalam undang-undang.

Ketua DPRD Sidrap, H Zulkifli Zain yang dimintai komentarnya, Senin (16/2017) terkait adanya upaya yang dilakukan pihak tertentu untuk memberikan jaminan penangguhan penahanan terhadap tersangka, meminta kepada petugas untuk melakukan pertimbangan agar korban pencurian merasa puas dengan proses hukum yang dijalani tersangka sebagai bentuk efek jera.

“Saya tidak bermaksud mengintervensi tugas polisi, tapi sebagai wakil rakyat yang menerima keluhan warga, sebaiknya petugas harus melakukan pertimbangan yang matang, agar kesan negatif masyarakat terhadap institusi polisi, khususnya Polres Sidrap, tetap terjaga,”pinta H Pilli, sapaan akrab H Zulkifli Zain.

Sementara Kasat Reskrim Polres Sidrap, AKP Anita Taherong yang berusaha ditemui terkait masalah itu, belum bersedia menerima wartawan yang akan mengkonfirmasi adanya upaya penangguhan tahanan yang saat di proses di Polres Sidrap.