Oalah.. Oknum Kepala Sekolah Cabuli Muridnya dari Tahun 2015 hingga 2017

13 Januari 2017 18:35
Jajaran Kepolisian Resor Sikka menangkap seorang oknum Kepala Sekolah berinisial YE (41) warga Wutik, Desa Koting D, Kecamtan Koting, Kabupaten Sikka, Rabu (11-01-2017). (foto: ist)

JAJARAN Kepolisian Resor Sikka menangkap seorang oknum Kepala Sekolah berinisial YE (41) warga Wutik, Desa Koting D, Kecamtan Koting, Kabupaten Sikka, Rabu (11-01-2017). Pria ini ditangkap karena diduga telah melakukan tindak pidana pencabulan terhadap muridnya.

Proses penangkapan tersebut dipimpin langsung oleh KBO Sat Reskrim Polres Sikka IPTU Messakh Hetharie, SH dengan menjemput paksa tersangka YE di sekolah SD Inpres Wutik tempat ia mengabdi.

Penangkapan terhadap YE dilakukan setelah aparat Polres Sikka menerima laporan atau pengaduan dari salah satu keluarga murid sekolah SD Inpres Wutik yang menjadi korban dari aksi pencabulan oleh terduga pelaku.

Berdasarkan keterangan para korban pencabulan tersebut, bahwa kejadian itu terjadi sejak tahun 2015 dan 2016 lalu dan terakhir terjadi pada tanggal 10 Januari 2017 yang menimpa korban yang berinisial CF dan CCF.

Dalam aksinya tersangka mengajak para korban ke ruang guru yang dalam keadaan sepi, kemudian tersangka melakukan aksi bejatnya tersebut.

Cabul

Oknum Kepala Sekolah Cabuli Muridnya

Selama ini para korban takut melaporkan kejadian tersebut karena takut, sebab setiap usai melakukan pencabulan, tersangka mengancam korban dan melarang para korban untuk memberitahukannya kepada orang tua dan juga keluarga.

KBO Sat Reskrim Polres Sikka IPTU Messakh Hetharie, SH kepada Humas Polres Sikka mengatakan, bahwa tersangka YE melakukan pencabulan terhadap murid-muridnya tersebut pada saat para guru yang lainnya sudah pulang atau tidak berada di sekolah, dan tersangka melakukannya sejak tahun 2015 hingga 2017 dengan jumlah korban sementara saat ini sebanyak 4 orang.

“Tidak menutup kemungkinan masih ada korban yang lainnya mengingat tersangka YE sudah 2 tahun mengabdi sebagai Kepala Sekolah sekaligus guru di sekolah tersebut,” tandas IPTU Messakh Hetharie, SH, dilansir tribrata news.

Kini, Pelaku YE sudah diamankan oleh Aparat Kepolisian di Mako Polres Sikka guna mempertanggungjawabkan perbuatannya tersebut secara hukum. (**)