Mantan Ketua IMM Sulsel Kecam Tindakan Represif Kepolisian Saat Aksi 121

12 Januari 2017 23:37
Mantan Ketua IMM Sulsel, Ahmad.

MAKASSAR, INIKATA.com – Aksi unjuk rasa dari berbagai elemen mahasiswa se kota Makassar diwarnai kericuhan, bahkan diduga pihak kepolisian melakukan pemukulan terhadap mahasiswa didua lokasi berbeda yakni dibawa jembatan Flay Over dan Gedung Kantor DPRD Sulsel. Kamis (12/1/2017). 

Hal itu membuat mantan Ketua Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Sulsel, Ahmad, mengecam tindakan represif yang dilakukan pihak kepolisian saat aksi unjuk rasa berlangsung.

P_20170112_170510

Ahmad mengatakan, tindakan represif ini kerap kali dilakukan aparat setiap kali aksi demonstrasi di Makassar, itu menunjukkan proses demokrasi belum matang dalam menagani setiap tuntutan atau aspirasi dari kalangan mahasiswa.

“Saya berharap Kapolda baru mesti membawa angin segar akan perubahan pola penanganan atas setiap aksi demonstrasi yang berujung bentrok bahkan pemukulan terhadap mahasiswa,” kata Ahmad kepada IniKata.com.

P_20170112_162943

Menurut dia, pemukulan terhadap Aktivis Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Unismuh dan Kader IMM adalah bentuk penghinaan terhadap lembaga kemahasiswaan sendiri.

“Saya selaku mantan ketua lMM beserta BEM Unismuh akan melaporkan ini ke Propam Polda Sulsel atas tidakan anarkis pihak kepolisian yang ingin merusak gerakan Mahasiswa,” tungkasnya. (**)