Polisi Sita Jimat, Lariu Mengaku ‘Ngiler’ Gerayangi Tubuh Korbannya

12 Januari 2017 14:55
Lariu alias Pu-Riu akhirnya dibekuk di tempat persembunyiannya di Kampung Kabuloang, Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju, Sulbar, Kamis (12/1/2016). (Foto/ist)

MAKASSAR,INIKATA.com – Pelaku kedua dari kasus perampokan dan percobaan pembunuhan Polisi Wanita (Polwan) di Kabupaten Pinrang, Lariu alias Pu-Riu akhirnya dibekuk di tempat persembunyiannya di Kampung Kabuloang, Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju, Sulbar, Kamis (12/1/2016).

Penangkapan Lariu bermula dari keterangan Sari (41) yang terlebih dahulu diamanakan aparat kepolisian Resmob Polda dan Polres Pinrang, Lariu mengakui setelah melakukan perampokan sadis dia tak segan-segan menggerayangi tubuh korban wanita, hal itu dilakukan dengan maksud agar wanita malu melaporkan perlakuannya.

Kepala Bidang Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Dicky Sondany mengatakan, selain keduanya, anak dari Sari, Agung juga turut diamankan lantaran memiliki barang bukti jenis handphone milik Brigpol Sri Wahyuni.

Selain itu Dicky melanjutkan, dalam kejadian naas yang menimpa Sri Wahyuni, usia ditikam, Lariu nyaris melakukan percobaan pemerkosaan.

” Perilaku mereka kalau melakukan curat selalu memperkosa korbannya mereka memang mengincar wanita yang tinggal sendiri,”jelasnya.

Dalam penangkapan Lariu, Polisi berhasil menyita jimat, dan tiga buah parang yang masih bersimbah darah, satu badik dan dua handphone.