Pemulung Nyambi Curat, Opi Ditembak Polisi

11 Januari 2017 13:46
Opi warga Kompleks Santaria Jalan Kerung -kerung, Kecamatan Makassar, Sulawesi Selatan saat menjalani perawatan di RS Bayangkar Makassar

MAKASSAR,INIKATA.com – Pria berusia 23 tahun ini harus mendekam di balik jeruji besi. Dia adalah Opi warga Kompleks Santaria Jalan Kerung -kerung, Kecamatan Makassar, Sulawesi Selatan.

Opi yang dikenal sehari-harinya sebagai pemulung malah nyambi jadi pencuri disertai pemberatan (Curat) di Jalan Abubakar Lambogo II Lorong 3 Makassar.

Kanit Resmob Polda Sulsel, Komisaris Polisi Moch Yunus Saputra mengatakan, pelaku tertangkap ketika anggota Unit Resmob Polda Sulsel melakukan patroli roda dua di Jl Sungai Saddang Baru, pada saat melintas di TKP Anggota mendengar teriakan warga soal pencuri.

Opi warga Kompleks Santaria Jalan Kerung -kerung, Kecamatan Makassar, Sulawesi Selatan saat menjalani perawatan di RS Bayangkar Makassar

Opi warga Kompleks Santaria Jalan Kerung -kerung, Kecamatan Makassar, Sulawesi Selatan saat menjalani perawatan di RS Bayangkar Makassar

” Mendengar teriakan, anggota berupaya mengejar pelaku dan berhasil diamankan oleh Anggota di Jalan Abubakar Lambogo sekitar 150 meter dari tempat pelaku beraksi,” kata Kompol Yunus, Rabu (11/1/2017).

Selain pelaku berhasil diamankan, pihak Resmob Polda Sulsel juga mengamankan barang bukti berupa laptop merk Acer 12 inci warna hitam polos. Kemudian kata Yunus, korban langsung diarahkan untuk melaporkan peristiwa menimpa dirinya dengan bukti laporan No LP/42/I/2017/Sek Rappocini.

” Setelah pelaku diamankan langsung dilakukan interogasi anggota, Opi mengaku melakukan aksinya bersama dengan rekannya berinisial AB yang saat ini sebagai DPO,” jelas perwira satu bunga ini.

Kompol Yunus menambahkan, sekitar pukul 22.00 wita anggota melakukan pengembangan di Kompleks Santaria untuk mencari rekan maupun barang bukti lainnya. Pada saat petugas melakukan penggeledahan di rumah pelaku, petugas berhasil mengamankan beberapa barang diduga kuat merupakan hasil curat serta alat yang digunakan untuk beraksi.

Pada saat petugas hendak membawa pelaku kembali ke Posko Resmob Polda Sulsel, lanjut Yunus menjelaskan, pelaku mencoba memberontak lalu melarikan diri. Melihat kejadian itu, petugas berupaya mengejar dan melepaskan tembakan peringatan ke udara sebanyak tiga kali, namun pelaku tidak menghiraukannya sehingga petugas menembak ke arah kaki.

“Tersangka baru bisa kita atasi setelah dilumpuhkan timah panas pada bagian kaki, kemudian bersangkutan kita evakuasi ke RS Bhayangkara Makassar untuk mendapatkan perawatan medis,” tutupnya.

Kini pelaku beserta barang bukti berupa lepotop 12 inchi 1 Set Vacum Cleaner Merek VAX warna Orange, 1 Unit Genset Merek Turbo warna biru hitam, Sebilah Parang diserahkan di Polsek Rappocini guna proses hukum lebih lanjut.