Ketum HIPMI PT: Pemadaman Bergilir, UKM Menjerit

11 Januari 2017 12:16
Ketua Umum HIPMI Perguruan Tinggi Sulawesi Selatan, Harianto Albarr. (foto:ist)

MAKASSAR,INIKATA.com – Dalam lima hari terakhir ini, Kota Makassar dan sekitarnya terjadi pemadaman lampu secara tiba-tiba dan tanpa ada pemberitaan secara resmi dari pihak berwenang, PLN.

Hal ini diungkapkan Ketua Umum HIPMI Perguruan Tinggi Sulawesi Selatan, Harianto Albarr saat ditemui di Sekretariat BPD HIPMI Sulsel, jalan Faisal, Rabu (11/1/217).

“Kita bertanya-tanya kok mati lampu secara tiba-tiba, tanpa ada pemberitahun, baik elektronik maupun cetak. Kalau ada sosialisasi tentu kita bisa mengerti ada pemadaman bergilir misal karena alasan ini, itu atau yang lainnya,” kata Harry, sapaan akrab Harianto Albarr yang juga pengusaha listrik desa ini.

Harry menambahkan, terjadinya pemadaman listrik secara bergilir ini sangat merugikan pelaku usaha, terutama pelaku UKM.

“Yang paling banyak dirugikan kan pelaku usaha UKM, usaha kecil dan mikro. Karena mereka kebanyakan tidak ada antisipasi jika seperti genset atau sumber lainnya. Ambillah misal tukang cukur. Sudah antrean lama, pas dapat giliran, terpotong sebagain dapat mati lampu. Kan gawat,” sambung Harry, sambil tersenyum.

Untuk itu, kata Harry, pemerintah perlu untuk bijak melihat secara utuh, menyampaikan kepada masyarakat secara terbuka dengan sosialiasi sedini mungkin.

“Masyarakat butuh kepastian kapan normal kembali dan apa penyebabnya. Jangan sampai masyarakat tidak ada kepastian dan seolah tanpa masalah. Akhirnya yang terjadi ya lagi-lagi masyakat jadi korban dan pelaku usaha pasti menjerit atas ketidakpastian ini,”. pungkasnya. (**)