Aktivis Pemuda Minta Rencana Kerja Tahunan RS Sultan Dg Radja Dirilis ke Publik

10 Januari 2017 15:00
Syamsul Bahri Majjaga.

MAKASSAR, INIKATA.com – Kualitas pelayanan rumah sakit tergantung pada manajemen pengelolaan rumah sakit tersebut.

Dengan begitu, Aktivis Pemuda KNPI Sulsel mengatakan saat ini, parameter keberhasilan telah berubah, bukan lagi semata-mata keuntungan material, tapi keberhasilan melayani masyarakat menjadi unsur yang jauh lebih penting.

Dalam hal ini harus mampu memberikan pelayanan kepada masyarakat yang fleksibel dengan menonjolkan produktivitas, efisiensi dan efektivitas.

Menurut Syamsul Bahri Majjaga, Rencana Kerja dan Rencana strategi tahunan sebagai indikator pencapaian dalam mendorong kapasitas dan mutu pelayanan sangat diperlukan.

“Hal terpenting adalah merubah mindset publik tentang mutu pelayanan dari tingkat manajemen RS sampai karyawan pelaksana dalam melakukan kegiatan proses pelayanan sehari-hari,” kata Zul Majjaga, Aktivis KNPI ini di Makasar, Senin 10 Januari 2017.

Rumah sakit sebagai instansi pemberi pelayanan seharusnya tidak hanya sekedar menampung orang sakit, melainkan juga harus memperhatikan aspek kepuasan bagi para pemakai jasanya.

“Rumah Sakit saat ini dihadapkan pada tuntutan dari masyarakat yang semakin kritis terhadap jasa pelayanan yang diterimanya, artinya pihak RS harus hati-hati dalam teliti dalam melakukan rencana trategi dan rencana kerjanya,” kata pemuda asal Bulukumba ini.

Oleh karena itu Harapan Mantan Aktivis Ikatan Pelajar Mahasiswa Bulukumba Ini agar pihak BLUD RSUD melibatkan publik dalam memberikan penilaian terhadap kegiatan rumah sakit.

Sebab lanjut Zul Majjaga, hal itulah yang sangat diperlukan dan sangat diutamakan dalam menjalankan rumah sakit sesuai dengan tugas dan fungsinya. (**)