Palsukan Tandatangan Ketua, Anggota KPU Bulukumba Rahmawati Dipolisikan

9 Januari 2017 15:16
Ilustrasi. (Foto: ist)

BULUKUMBA, INIKATA.com – Kasus dugaan pemalsuan tanda tangan ketua KPUD Bulukumba yang diduga dikakukan Sitti Rahmawati, Komisioner KPUD Bulukumba telah dilaporkan H Muh Tabri ke Polda Sulsel. Saat ini kasusnya tengah bergulir.

Dihubungi via ponselnya Senin (9/1), H Muh Tabri menegaskan, menyikapi laporannya di Polda Sulsel, sepenuhnya dia serahkan ke kuasa  hukumnya, karena sebelumnya, kasus tersebut dia sudah serahkan ke kuasa hukumnya.

“Laporan sepenuhnya saya serahkan kepada tim kuasa hukum saya mengurusi laporan saya,” kata Tabri dari balik ponselnya.

Caleg DPRD Bulukumba periode lalu ini menegaskan, dia melaporkan komisioner KPUD Bulukumba, karena dia merasa dicurangi, dan dia memutuskan melapor ke Polda, dengan harapan akan menjadi pembelajaran bagi komisioner  KPUD, agar tidak ada lagi penjahat demokrasi.

“Biarlah kasus ini berjalan, agar penyelenggara pemilu bisa menjadikan pelajaran, apalagi tidak lama lagi akan dilaksanakan pesra Demokrasi Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur,” terang Tabri yang belum lama ini memenangkan gugutan PTUN terkait Pengganti Antar Waktu anggota DPRD Bulukumba.

“Seharusnya Komisioner KPUD menjadi penyelenggara pemilu yang baik, jangan jadi penjahat Demokrasi dengan berpihak atau mencatut jabatan yang tidak pantas,” tegas H Tabri.

Dan menurutnya, jika komisioner dibiarkan seperti itu, kata pengusaha ini, tidak  tertutup kemungkinan pada Pilgub yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat,  akan melakukan hal serupa,  karena telah lolos melakukan  kesalahan dan kekeliruan yang  tidak  bisa dibenarkan oleh teman komisionernya sendiri. (**)