Nyambi Jadi Copet, Tukang Bentor Ngaku Diupah Rp 50 Ribu, Yah..Dibekuk!

8 Januari 2017 15:30
Tukang bentor Haris Alias Aris (23) yang nyambi menjadi jaringan pencopet akhirnya dibekuk aparat Polsek Wajo di Jalan Dg Tata 3, Sabtu (7/1/2017). (foto:ist)

MAKASSAR,INIKATA.com – Seorang tukang bentor Haris Alias Aris (23) yang nyambi menjadi jaringan pencopet akhirnya dibekuk aparat Polsek Wajo di Jalan Dg Tata 3, Sabtu (7/1/2017).

Saat dibekuk aparat kepolisian, Haris mengaku bahwa dirinya bertugas untuk mengelabuhi target dengan cara menghalang- halangi targer pencopetan, sementara seorang yang bernama Aldi sebagai eksekutor yang mengambil handphone dari tas yang sementara dipegang korban.

Baca juga: 9 Kali Mencopet Tombong “Dihadiahi” Timah Panas

Usai berhasil menjalankan aksinya, Haris mengaku diupah Rp 50.000 oleh Aldi. Terakhir dia melancarkan aksinya di Jalan Satangga yang kala itu korban melaporkan kejadian tersebut. Terakhir beraksi pada 5 Januari lalu, Haris mengaku, Aldi berhasil membawa kabur satu unit handphone oppo F1 warna gold.

“Saat ini pelaku kita introgasi secara intensif di Kantor dan pelaku lainnya yang disebut namanya telah kita kejar,”ucap Kapolsek Wajo, Kompol Choiruddin, sesaat lalu.

Baca juga: Gila!!! Garong Asal Gowa ini Pernah Beraksi di Maluku Dan Bali, Ratusan Jutapun Pernah Digasak