PSK Asing Terjaring Imigrasi, Sebegini Tarif Kencannya

8 Januari 2017 0:21
PSK IMPOR: Sebanyak 20 warga negara asing yang diamankan Kanim Imigrasi Kelas I Jakarta Barat, Sabtu (7/1). Para WNA itu ketahuan bekerja secara ilegal sebagai pekerja seks komersial, pemandu lagu dan terapis pijat di kawasan Taman Sari, Jakarta Barat. Foto: Gunawan Wibisono/JawaPos.Com

INIKATA.com – Sebanyak 20 warga negara asing (WNA) yang bekerja di kawasan hiburan Taman Sari, Jumat (6/1) malam ditangkap oleh Imigrasi Kelas I Khusus Jakarta Barat. Para WNA itu bekerja di tempat esek-esek.

Kasi Penindakan Imigrasi Jakarta Barat Benget Steven mengatakan, 20 tenaga kerja asing (TKA) ilegal itu terdiri dari 15 warga negara Vietnam, dua dari Tiongkok dan tiga orang dari Thailand. Pekerjaan mereka adalah pekerja seks komersial, pemandu lagu, serta pemijat.

Menurut Steven, tarif PSK asing yang baru saja terjaring razia antara Rp 1,5 juta hingga Rp 5 juta. “Jadi memang mereka memasang tarif sebesar itu,” katanya di kantor Imigrasi Jakarta Barat, Sabtu (7/1).

Saat terjaring razia, para WNA itu membantah sebagai PSK. Sebab, mereka masuk Indonesia dengan mengaku sebagai turis.

“Mereka bilang cuma mau jalan-jalan. Tapi ternyata PSK setelah diinterogasi,” ungkapnya.

Menurutnya, 20 WNA itu ketahuan menyalahi izin tinggal. Mereka telah melanggar Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian.

Karenanya, imigrasi pun akan memasukkan ke-20 WNA itu ke dalam daftar hitam selama paling tidak enam bulan sehingga tak bisa lagi masuk Indonesia. “Dan dideportasi,” sambungnya. (JPG)