Aktivis Kahmi Sulsel Soroti Kinerja RSUD Sultan Daeng Radja Bulukumba

7 Januari 2017 17:31
Aktivisi Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (Kahmi) Sulawesi Selatan, Syamsul Bahri Majanga

MAKASSAR, INIKATA,com-Aktivisi Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (Kahmi) Sulawesi Selatan, Syamsul Bahri Majjaga menyoroti kinerja Rumah Sakit Umum Daerah Sultan Daeng Radja, Kabupaten Bulukumba. Menurutnya, salah satu elemen penting dalam tata kelola rumah sakit adalah berfungsinya Dewan Pengawas Rumah Sakit (DPRS).

” Dewan pengawas, sesuai dengan nama yang disandang merupakan organ yang berfungsi untuk melaksanakan mekanisme pengawasan terhadap sistem dan produktifitas kerja organisasi rumah sakit,”ujar Syamsul dalam rilisnya, Sabtu (7/1/2017).

Baca Juga: Badko HMI Sulselbar Konsisten Mengawal Kondisi Kebangsaan

Alumni hukum UMI itu mengungkapkan, mekanisme pengawasan dalam hal ini, bukan saja soal managemen keuangan, tapi lebih besar dari itu semua aspek yang berkaitan dengan kinerja pelayanan dan kinerja manfaat bagi masyarakat. Menjadi Indikator utama produktifitas kinerja dari badan pengawas.

” Badan pengawa Rumah Sakit harus memperlihatkan eksistensinya, Dan Semoga kedepannya tidak mesti lagi ada hal-hal yang bersifat negatif sentimen dari publik. Kami menitipkan harapan besar terhadap penerapan tata kelola rumah sakit yang baik kepada BPRS” harap Syamsul Bahri Majjaga.(**)

Baca Juga: Ini Visi dan Misi Herman Heizer Bila Terpilih Calon Ketum HIPMI Sulsel