Melirik Sejarah Wisata Patung GWK di Bali

6 Januari 2017 16:42
Patung Garuda Wisnu Kencana (GWK) menjulang tinggi di dalam kompleks Taman Budaya Garuda Wisnu Kencana. (Akbar/inikata.com)

BALI,INIKATA.com – Berbicara destinasi wisata di pulau dewata Bali memang tak pernah ada habisnya. Sejuta pesona keindahan dan sejarah yang ditawarkan di kota ini tak pernah kalah dengan negara-negara maju lainnya.

unnamed-30Salah satunya, sisi sejarah pembangunan patung Garuda Wisnu Kencana (GWK). Patung yang berdiri menjulang di dalam kompleks Taman Budaya Garuda Wisnu Kencana ini merupakan karya pematung terkenal dari Bali, I Nyoman Nuarta. Monumen ini dikembangkan sebagai taman budaya dan menjadi ikon bagi pariwisata Bali dan Indonesia.

unnamed-31Patung berwujud Dewa Wisnu yang dalam agama Hindu adalah Dewa Pemelihara (Sthiti), mengendarai burung Garuda berdiri kokoh dan kerap menjadi destinasi favorit para pelancong. Tidak hanya itu, tokoh garuda dapat dilihat di kisah Garuda dan Kerajaan yang berkisah mengenai rasa bakti serta pengorbanan burung Garuda untuk menyelamatkan ibunya dari perbudakan yang akhirnya dilindungi oleh Dewa Wisnu.

Baca Juga: Walah!! Habiskan Anggaran Demi Jalan-jalan ke Bali

Patung ini pun dibuat untuk mengikat tata ruang dengan jarak pandang sampai dengan 20 km sehingga dapat terlihat dari Kuta, Sanur, Nusa Dua hingga Tanah Lot.

unnamed-32” Patung Garuda Wisnu Kencana ini merupakan simbol dari misi penyelamatan lingkungan dan dunia. Patung ini terbuat dari campuran tembaga dan baja seberat 4.000 ton, dengan tinggi 75 meter dan lebar 60 meter. Jika pembangunannya selesai, patung ini akan menjadi patung terbesar di dunia dan mengalahkan Patung Liberty, ” ucap salah satu pemandu wisata I Putu Wayan, Jumat (6/1/2017).

Baca Juga: Bidik Wisatawan Eropa dan Asia, Budpar Selayar Rutin Gelar Fam Trip