Takut Dibunuh Keluarga Penyebab Lesbian Aborsi Dalam Wisma

4 Januari 2017 15:32
ilustrasi orok bayi (foto:ist)

MAKASSAR,INIKATA.com – Wanita berinisial ‘M’ (33) yang nekat melakukan aborsi di sebuah wisma di Jalan Tarakang mengaku takut akan dibunuh oleh keluarganya jika ketahuan hamil di luar nikah.

Di hadapan polisi, pelaku yang dikenal menyukai sesama jenis ini (Lesbian) terpaksa menggugurkan kandungannya yang diperkirakan berusia 5-6 bulan.

Baca juga: Sadis!! Lesbian Nekat Buang Janin ke Kloset Wisma

Selain menyukai sesama jenis ia juga mengaku terpaksa melayani para lelaki hidung belang dengan bayaran sekitar Rp300 – 500 ribu. Ironisnya, janin bayi tersebut akhirnya tak diketahui siapa ayah kandungnya.

Kanit Reskrim Polsek Wajo, Aiptu Irvansyah mengatakan, saat dilakukan introgasi terhadap tersangka, dirinya mengaku nekat melakukan aborsi disebabkan takut akan dibunuh oleh pihak keluarganya jika ketahuan hamil di luar nikah.

” Katanya takut dibunuh sama keluarganya jika ketahuan hamil di luar nikah, itu pengakuan tersangka saat diperiksa,” kata Irvansyah. Rabu (4/1/2017).

Iptu Irvansyah menjelaskan, tersangka melayani lelaki hidung belang lantaran dipicu faktor ekonomi.  Ia juga dikenal kerap menyediakan perempuan penghibur untuk para lelaki. ” Dia juga biasa sediakan perempuan bayaran. Tapi jika tak ada perempuan bayaran maka dirinya yang melayani lelaki,” jelasnya lagi.

Baca juga: Penemuan Orok Gegerkan Warga Sinjai Utara

Kini wanita yang beralamat di Jalan Sabutung tersebut harus mendekam di balik jeruji besi. Dirinya juga dijerat Undang Undang Kesehatan tentang aborsi dengan pasal 346 ancaman hukuman 10 tahun penjara.