Pembangunan Institut Teknologi Habibie (ITH) di Parepare Segera Terwujud

3 Januari 2017 17:47
Presiden RI Ke 3, BJ.Habibie, Saat Melakukan Peletakan Batu Pertama Pembangunan ITH didampingi Walikota Parepare,DR .HM.Taufan Pawe, 27 Agustus 2014 lalu.

PAREPARE, INIKATA.com– Institut Teknologi Habibie (ITH) di Kota Parepare, akan segera terwujud. Wali Kota Parepare Taufan Pawe mengatakan saat ini ITH sisa menunggu izin operasional dari Kementrian Riset,Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemendikti) yang merupakan syarat mutlak berdirinya ITH yang merupakan Perguruan Tinggi legalitas Negeri.

“karena ITH statusnya merupakan PTN maka setiap prosenya tidak terlepas dari pembiayaan dari Negara, persoalannya kemudian kondisi fiscal negara yang ssat ini masih terggangu sehingga menghambat prose situ,”ujar Taufan, Selasa(3/1/2016).

Ia menambahkan, saat ini Dana Infrastruktur Daerah (DID) dari APBN untuk pembangunanya naik menjadi Rp 1 Triliun.

Baca juga: SIMAK!! Begini Aplikasi E-Tilang dari Polri

“Dan pembangunan ITH tidak akan terkena dampak Moratorium karena sudah sejak tahun 2014 lalu diajukan,dan telah menjadi skla prioritas di Kemenrsitek Dikti, kita saat ini focus di Kementrian Keuangan untuk pendanaannya,”jelasnya.

Sekedar diketahui, Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Mohammad Nasir saat melakukan kunjungan ke Kota Parepare pada 23 Februari 2016 lalu, menjanjikan akan segera menerbitkan izin operasional bagi Institut Teknologi Habibie, yang memfokuskan diri pada computer science itu.

“Sekembali saya ke Jakarta, saya akan minta Direktur Kelembagaan untuk mengecek sampai di mana proses pengurusan izin operasionalnya,” ujarnya beberapa waktu lalu.

Nasir menegaskan, percepatan penerbitan izin operasional ITH sangat penting guna mendukung visi Kemenristek Dikti menghadirkan perguruan tinggi yang fokus pada keilmuan tertentu. “Kita tertinggal dari negara lain karena kekurangan sarjana engineering,” tegasnya

Nasir menyatakan dukungannya terhadap pembangunan perguruan tinggi yang fokus pada bidang khusus yang dibutuhkan masyarakat di kawasan timur Indonesia, seperti ITH.

Baca juga: Ini Tujuh Poin Penting UU ITE yang Baru

Sekedar diketahui, Peletakan batu pertama kampus ITH 27 Agustus 2014 lalu, dilakukan langsung oleh Presiden ketiga RI, BJ Habibie. Sejak saat itu pembangunan kampus ITH terkatung-katung. Rencana perkuliahan di Gedung Pemuda, yang seharusnya bisa dimulai awal 2015 lalu juga tertunda hingga saat ini. Renovasi Gedung Pemuda yang pernah terbakar tak kunjung dilakukan.

Pemerintah Kota Parepare juga pernah menjanjikan akan menggunakan bekas Kantor Badan Kepegawaian Daerah sebagai tempat kuliah sementara. Tapi janji itu belum terealisasi.(**)