Awal Tahun 2017, Geliat Pembangunan Bulukumba Berpotensi Dari Desa

2 Januari 2017 13:48
Kearifan lokal dan inisiatif pembangunan desa mengalami keselarasan dengan semangat pemerintah Kabupaten Bulukumba mendorong gerakan ekonomi yang berbasis pada emansipasi lokal di tahun 2017 (foto:ist)

MAKASSAR,INIKATA.com – Geliat pembangunan Kabupaten Bulukumba tahun 2017 ini berpotensi menunjukkan bahwa kearifan lokal dan inisiatif pembangunan desa mengalami keselarasan dengan semangat pemerintah kabupaten dalam mendorong gerakan ekonomi yang berbasis pada emansipasi lokal.

Beberapa faktor yang mendasari itu adalah kemampuan pemerintah Kabupaten menemukenali masalah, kesempatan dan peluang yang mampu dijadikan pendekatan -pendekatan ekonomi bagi rakyat dan pendapatan bagi desa.

Hal ini diutarakan oleh Syamsul Bahri Majjaga, aktivis pemuda dan pemerhati desa. Menurut Zul, beberapa langkah untuk mengenali dan melihat potensi itu adalah pemerintah daerah berpartisipasi dalam perencanaan dan pengambilan keputusan sebagai aktor utama yang merencanakan, membiayai dan melaksanakan.

“Indikatornya adalah komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan ADD Desa yang tadinya 5% tahun ini dinaikkan menjadi 10%,” Ucap Zul, Senin (2/1/2016).

Baca Juga: Jadi Viral di Bulukumba!! Warga Sakit Ditandu Pakai Bambu Menuju RS

Menurut Zul, peningkatan ADD Desa jika terlihat dari persfektip pembangunan, maka tentu pemerintah daerah berkeinginan serius menjadikan desa sebagai alternatif pendekatan pembangunan. Dalam perspektif ini, tentu saja akan menjadi tantangan yang harus dijawab oleh pemerintah dan masyarakat desa.

Bahwa kewenangan desa yang terkait soal kemandirian, kearifan lokal, modal sosial, demokrasi, partisipasi, kewenangan alokasi anggaran, pemberdayaan. Aktivis DPD KNPI Sulsel ini menambahkan, membutukan akselerasi dan eksplorasi yang lebih serius, karna komitmen dan keseriusan pemerintah daerah dalam menempatkan desa bukan sekedar menjadi obyek dan lokasi proyek pembangunan, melainkan desa sudah menjadi basis, subyek dan arena pembangunan telah di perlihatkan.

“Pembangunan desa adalah cita rasa alokasi peningkatan ADD ini, desa membangun merupakan cita- cita luhur yang menjadi tujuannya,” tambah Zul.

Baca Juga: Bentuk Satgas Pungli, Pemkab Bulukumba Banjir Apresiasi

 

Logika peningkatan ADD yang bersifat intervensionis dari pemerintah kabupaten, tambah Zul, secara bersama harus dimaknai sebagai proyek gerakan peningkatan ekonomi yang berbasis pada emansipasi local.

“Karna pada titik inilah konsep kunci membangun desa dan desa membangun menemukan optimismenya,” harap pemuda asal Bontotiro ini.

Baca Juga: Sepanjang Tahun 2016, Kasus Narkoba Paling Menonjol di Bulukumba