Bupati Sidrap Pastikan tak Ada Pungutan Biaya Mutasi Pejabat

31 Desember 2016 21:27
Bupati Sidrap Rusdi Masse.

SIDRAP, INIKATA.com – Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan lembaga anti rasuah, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Bupati Klaten, Jawa Tengah, Sri Hartini beberapa hari lalu, terkait dugaan penerimaan dana mutasi terhadap sejumlah pejabat, membuat Bupati Sidrap, Rusdi Masse angkat bicara.

Pasalnya, dalam waktu dekat ini, mutasi terhadap 739 pejabat eselon II, III dan IV lingkup Pemkab Sidrap, sangat berpotensi dimanfaatkan sejumlah pihak dalam mengambil keuntungan dengan menjual dan mengatasnamakan bupati RMS.

Bupati Sidrap, RMS yang ditemui di Pangkajene, Sidrap, Sabtu (31/12/2016), meminta kepada sejumlah pejabat yang akan dipercaya menduduki jabatan eselon untuk tidak memberikan imbalan jasa berupa uang atau barang kepada pihak tertentu yang menjual namanya.

Semua pejabat yang diberikan amanah, kata RMS, merupakan hasil seleksi tim Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat), sehingga dipastikan tidak ada yang perlu disanksikan.

“Saya jamin, semua pejabat yang akan dilantik 3 Januari mendatang, merupakan orang-orang pilihan yang dianggap mampu menjalankan tugas pokok dan fungsinya (Tupoksi) disetiap bidang masing-masing dan dijamin tidak ada pungutan biaya terkait mutasi pejabat “kata RMS yang bergegas menuju lokasi sirkuit Sidrap Prix Night Race, Puncak Mario, Rappang, Sidrap. (**)