Narapidana Lapas Kelas 2B Pangkep Nyaris Rusuh dengan Karutan

31 Desember 2016 13:54
Kondisi rutan di Pangkep setelah nyaris rusuh

PANGKEP, INIKATA.com-Ratusan narapidana penghuni rutan lapas kelas 2B Kabupaten Pangkep nyaris rusuh dengan kepala rutan, Sabtu (31/12/2016). Mereka memprotes tindakan Kepala Rutan Pangkajene, Maulana Lutfianto yang diduga sewenang-wenang.

Salah seorang narapidana, Nasir Daeg Tobo mengungkapkan, karutan tidak segan memukul atau menendang narapidana jika berbuat salah disertai kata-kata yang kasar dan merendahkan.

Baca juga: Parah, Bos Pencuri Mobil Ternyata Narapidana di Lapas Pare-pare

“Kami dipukul, ditendang. Dia juga gampang caci maki kami, bilangi anjing,” kata.Dg Tobo.

Selain ringan tangan, dalam pengurusan Pembebasan Bersyarat (PB) dan Cuti Bersyarat (CT) para napi juga mengaku dimintai uang antara satu juta sampai Rp1,5 juta.

Salah seorang narapidana lain menuturkan, setiap sabtu para narapidana dikumpulkan untuk olahraga bersama. Ajang olah raga ini dimanfaatkan karutan untuk mengajak napi berduel.

“Seperti tadi, kita dikumpulkan dilapangan terus disuruh terlentang. Ada napi yang sudah tua mengelus sakit, malah dimaki-maki,” ujarnya.

Beruntung, kerusuhan tidak jadi, puluhan anggota kepolisian yang dipimpin Kasat Sabhara Polres Pangkep, Ajun Komisaris Polisi Nirwan dengan cepat menenangkan para napi.

Baca juga: Baru Saja Bebas, Kentong kembali Dibekuk di Depan Lapas

“Persoalan, keluhan saudara-saudaraku nanti kami teruskan ke Kanwil (Kemenkum HAM). Yang penting jangan berbuat yang merugikan diri sendiri,”jelasnya.(**)