Terlibat Aniaya Personel Kostrad, Sangkuriang Si Pelaut “Digarap” Tentara

28 Desember 2016 23:38
Ilustrasi.

MAKASSAR, INIKATA.com – Kisah penangkapan Suhairil alias Sankuriang (30), seorang pelaut yang terlibat pengeroyokan personel Kostrad, Praka Irham Jaya di Desa Seba Seba, Kecamatan Walenrang Timur, Kabupaten Luwu pada (24/12) lalu dibekuk di Makassar, di Perumahan Pesona Barombong.

Penangkapan Sankuriang dimulai saat Komandan Unit Intelkam Kodim 1408/Bs Kapten Rudi Sitaba mendapat informasi dari warga akan keberadaan Sangkuriang, tak lama Rudi bersama dua orang Personil intel kodim 1403/bs dan seorang personel Dininteldam VII/Wirabuana mendatangi lokasi.

Sesampainya di loaksi, tiga personel TNI ini tak langsung membekuk pelaku, namun, melakukan koordinasi dengan Ketua RT setempat, sebelum akhirnya Sangkuriang dibekuk tepat di rumah kontrakannya saat asyik bersantai.

Dalam penangkapannya personel TNI berhasil menyita satu buah handphone, uang sebesar Rp850.000 dan Sebuah tas yang berisikan pakaian, sertifikat keterampilan pelayaran, serta satu buah Paspor.

Sangkuriang lalu dibawah ke Makodim 1403/BS, dan terakhir diserahkan Kepada Piket Pomdam VII/Wrb yang diterima langsung Mayor Cpm Tantangan sebagai Pasilidik Pomdam VII/Wrb, dan akan diserahkan kembali ke Polres Luwu untuk pengusutan hukum lebih lanjut.

Sangkuriang sendiri mengaku semenjak kejadian penggeroyokan tersebut, dirinya langsung melarikan diri ke Makassar pada tanggal 27 Desember 2016 pukul 09.00 Wita. (**)