Kasus Korupsi Mandek, Institusi Hukum Ini yang Merajai

28 Desember 2016 14:11
Anti Coruption Commite (ACC) Sulsel saat merilis kasus korupsi yang mandek di tiga Intitusi hukum.

MAKASSAR, INIKATA.com – Anti Coruption Commite (ACC) Sulsel kembali merilis kasus korupsi yang mandek di tiga Intitusi hukum, mulai dari Kejati Sulsel, Kejari se-Seulsel, dan Kepolisian, lalu, yang mana paling banyak kasus mandek dari tiga Institusi tersebut ?.

Wakil Direktur ACC, Kadir Wokanubun mengatakan, dari tiga lembaga diatas, Kejaksaan Tinggi Sulsel meraih peringkat pertama dalam kasus mandek, dari data investigasi ACC, tercatat ada 29 kasus mandek, dengan rincian 23 kasus mandek dalam tahap penyelidikan, dan 6 kasus di tahap penyidikan.

“Salah satu contohnya, Kasus Tompo Bolu Maros, ada 60 hektar lahan lahan negara dsitu,”ucapnya di Kantor ACC dalam catatan akhir tahun ACC, Rabu (28/11/2016).

Sementara posisi kedua ditempati oleh Kejaksaan Negeri di berbagai daerah Se- Sulsel, yakni 65 kasus, diataranya 47 kasus mandek di tahap penyelidikan dan 18 kasus tahap penyidikan.

Di peringkat terakhir ada Polda Sulsel dan Polrestabes, dengan 15 kasus mandek, 6 diantaranya mandek dalam tahap penyelidikan dan 9 kasus lainnya di tahap penyidikan.

“Contohnya ada kasus Korupsi Almubarak yang ditangani Polrestabes, dan Aset lahan pemprov yang ditangani Polda Sulsel,”jelas Kadir. (**)