Proses Pencairan Dana Proyek di Dinas PU Dinilai Diskriminasi

26 Desember 2016 12:19
Kepala Bidang (Kabid) Pengairan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Jeneponto Muhammad Irfan Kr Sewang

JENEPONTO,INIKATA.com – Kepala Bidang (Kabid) Pengairan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Jeneponto Muhammad Irfan Kr Sewang menilai proses pencairan dana proyek di Lingkup Dinas PU Kabupaten Jeneponto terjadi diskriminasi.

Pasalnya, Bidang Cipta Karya dan Bidang Bina Marga ada yang lolos dalam proses pencairan dana tersebut. Sedangkan Bidang Pengairan tidak ada yang lolos sama sekali.

Hal tersebut diungkapkan Kabid Pengairan Dinas PU Jeneponto Muhammad Irfan, kepada Inikata.COM, Senin (26/12/16).

Baca juga  :  Kisruh Toilet Rp 700 Juta, Wali Kota Sentil Dinas PU

Adanya indikasi diskriminasi dalam pencairan dana proyek tersebut tentu saja akan merugikan para kontraktor. Sedangkan waktu proses pencairan di Kas Daerah (Kasda) Bank Sulselbar Cabang Jeneponto tinggal menghitung hari, kata Irfan.

Dia menyebutkan, dana proyek yang tidak cair di Lingkup bidangnya yaitu proyek Sisa Tender (ST) sebesar Rp 2,6 Milyar yang dikerjakan oleh 28 rekanan atau kontraktor. Dana tersebut bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun anggaran 2016, baik itu DAK Reguler, Afirmatif dan IPD.

” Saya heran kenapa tidak yang cair, sedangkan Bidang Cipta Karya dan Bina Marga ada yang cair. Ada apa ini, kenapa kami di Bidang Cipta Karya di didiskriminasikan, tidak ada yang cair uang rekanan padahal pekerjaan fisik mereka sudah selesai 100 persen,” ujar Irfan.

Oleh karena itu, Muhammad Irfan meminta keadilan dalam proses penandatanganan berkas pencairan dana proyek tersebut. Jika ini dibiarkan maka kontraktor pasti dirugikan. “Kasihan para kontraktor, saat ini mereka sudah terdesak dengan beban biaya gaji tukang dan buruh serta utang bahan material,” ungkapnya.

Baca juga  :  Balapan Liar Telan Korban, Polisi Minta Dinas PU Pasang “Pita Kejut”

Sementara itu, Kadis PU Jeneponto Abd Malik yang ingin dikonfirmasi Inikata.COM terkait hal tersebut belum berhasil didapatkan keterangannya. Menurut keluarga terdekatnya, saat ini Kadis PU Jeneponto masih berduka atas meninggalnya orang tuanya baru-baru ini.