Assad : Kemenangan di Aleppo Akhiri Gerakan Teroris Suriah

22 Desember 2016 21:16

DAMASKUS — Kemenangan atas peperangan yang terjadi di Kota tersebar Kedua di Suriah, Aleppo di klaim Rezin Assad sebagai akhir gerakan terorisme di Suriah.

Presiden Suriah Bashar al-Assad mengatakan Kamis (22/12/2016), kembalinya kontrol penuh dari Aleppo adalah kemenangan bagi sekutu Rusia dan Iran yang banyak memberi kontribusi bagi negaranya sendiri

Assad mengatakan kepada delegasi Iran bahwa kemenangan medan perang adalah “langkah dasar di jalan untuk mengakhiri terorisme di seluruh wilayah Suriah dan menciptakan situasi yang tepat untuk solusi untuk mengakhiri perang.”kata Assad dikutip dari PressTv.

Di Moskow, Menteri Pertahanan Rusia Sergei Shoigu mengatakan serangan udara di Suriah telah menewaskan 35.000 teroris, dengan Presiden Vladimir Putin juga mengatakan “Kami sekarang lebih kuat daripada calon penyerang.”

Sementara itu, Para pejabat PBB mengatakan evakuasi warga sipil yang tersisa dan militan dari Aleppo timur akan selesai dalam beberapa jam ke depan.

Beberapa ribu orang yang tersisa dievakuasi oleh 40 bus dan ratusan mobil pribadi pada hari Kamis.

Komite Internasional Palang Merah (ICRC) mengatakan. Empat bus akan meninggalkan desa Syiah, penduduknya al-Fua’a dan Kefraya yang berada di bawah pengepungan militan asing yang didukung Provinsi Idlib barat laut.

ICRC juga mengatakan lebih dari 4.000 gerilyawan dievakuasi semalam dari Aleppo timur, hal itu dibawah perjanjian yang juga diawasi oleh Suriah.

Saat ini sekitar 34.000 jumlah total orang yang telah dievakuasi dari distrik dalam operasi selama seminggu, walau terhambat oleh salju berat dan angin serta sabotase teroris, kata ICRC.

“Evakuasi akan terus sepanjang hari dan malam dan kemungkinan besar besok (Jumat). Ribuan masih diharapkan akan dievakuasi,” kata juru bicara ICRC Krista Armstrong.

Evakuasi sedang dilakukan di tengah kondisi cuaca yang keras, usai pertempuran besar tentara untuk membebaskan Aleppo dan membawa kota terbesar kedua Suriah di bawah kontrol penuh pemerintah.

Media pemerintah Suriah melaporkan pada Selasa bahwa “perbedaan antara kelompok-kelompok teroris” yang memegang evakuasi dari Aleppo serta al-Fua’a dan Kefarya, menjadi aral melintang.

Evakuasi dilanjutkan setelah menteri luar negeri Rusia, Iran dan Turki sepakat di Moskow untuk mendorong pembicaraan damai di Suriah.(**)