Kontak Tembak Terjadi di Poso, Satu Tentara Tewas Diterjang Peluru Teroris

21 Desember 2016 2:25

POSO – Kontak tembak antara kelompok Teroris Majelis Indonesia Timur (MIT) pimpinan Abu Wardah alias Santoso kembali terjadi, dalam insiden tersebut satu personel TNI bernama Pratu Yusuf Bahrudin tewas.Selasa (20/12/2016).

Pratu Yusuf Bahrudin sendiri diketahui sedang mengemban tugas dalam Satgas Tinombala untuk mengejar sisa kelompok teroris di Poso, merupakan anggota di Tim Nanggala VII.

Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Rikwanto mengungkapkan, baku tembak terjadi di Kampung Maros, Desa Maranda, Kecamatan Poso Pesisir Utara, Kabupaten Poso.

“Memang benar tepatnya pukul 12.30 WITA, ada kontak senjata dalam kaitan Operasi Tinombala. Dalam kontak senjata tersebut antara gerobolan teroris Poso dengan TNI-Polri, satu orang anggota TNI telah tertembak dan gugur,” kata Rikwanto di rumah dinas Kapolri Jenderal Tito Karnavian, Jalan Pattimura, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, seperti dikutip dari JPNN.

“Untuk pelaku yaitu kelompok Santoso, sisa-sisanya sedang dalam pengejaran oleh Satgas Tinombala dan saat ini sedang berlangsung,” jelas Rikwanto.

Berdasarkan informasi yang diterima Mabes Polri, kelompok MIT melarikan diri ke hutan untuk bersembunyi. Namun demikian, Rikwanto memastikan operasi pemburuan masih berlanjut.

“Sisa yang ada ini sepuluh sampai 15 orang. Sudah sedikit, mereka terdesak kekurangan logistik dalam kaitan makanan dan amunisi,” katanya.

Rikwanto menambahkan, Operasi Tinombala tetap berlangsung dalam kaitan mengejar. “Terakhir kontak senjata satu anggota TNI gugur bernama Praptu Yusuf. Luka tembak dada dan punggung,” ucap Rikwanto.(**)