Putin Kejar Dalang dibalik Tewasnya Dubes Rusia di Ankara

20 Desember 2016 20:28

MOSCOW — Presiden Rusia Vladimir Putin  berjanji akan mengusut siapa dalam dibalik aksi penembakan Duta Besar Rusia untuk Turki di Ankara, saat acara di Gedung Seni, Ibu Kota Turki, Senin Kemarin (19/12/2016).

Seperti dikutip dari media asal Iran, PressTv, Putin menegaskan bahwa Moskow telah mengirimkan penyidik ke Ankara untuk menyelidiki insiden itu,”Kita harus tahu siapa yang mengarahkan tangan si pembunuh.”Kata Putin.

Sementara itu, Dewan Keamanan PBB telah mengutuk insiden sebagai “serangan teroris..

“Para anggota Dewan Keamanan menegaskan kembali perlunya untuk membawa para pelaku, penyelenggara, pemodal dan sponsor dari serangan teroris ke pengadilan,” kata dewan dan 15 anggotanya dalam sebuah pernyataan.

Menteri Luar Negeri Prancis Jean-Marc Ayrault juga mengutuk “keji” pembunuhan utusan Rusia.

“Kami bergerak dalam lingkaran yang mengerikan yang harus memimpin kita, di mana pun kita bisa, untuk memerangi terorisme dalam segala bentuknya tetapi juga untuk bekerja melalui negosiasi untuk menciptakan kondisi untuk perdamaian abadi,” katanya.

“Dalam nama Perancis, saya harus mengutuk dengan kekuatan terbesar pada tindakan tercela ini. Saya mengungkapkan solidaritas saya dengan Rusia, tetapi juga Turki, yang itu sendiri merupakan korban terorisme.”lanjutnya.(**)