China Gelar Latihan Militer, AS Perketat Patroli Di Jalur Perdagangan International

17 Desember 2016 22:53
Sebuah kapal survei Oseanografi, terlihat AS Navy. (REUTERS)

China latihan militer untuk pertama kalinya dengan menggunakan senjata tajam di laut Bohai, hal itu memantik negeri paman syam segera akan memperketat jalur perdagangan international di kawasan tersebut.

Latihan memperlihatkan senjata tajam, yang dilayangkan militer China dari kapal perang dan jet temput, hal tersebut seperti di rilis media asal, yang dikutip melalui Reuters.

Hal itupun menuai kritik keras dari Amerika Serikat yang menyebut China kian agresif, Bahkan AS menuding China telah melakukan militerisasi di pos pos maritim yang berada di laut China Selatan. Selain AS, negara yang berdekatan dengan China juga dikabarkan prihatin dengan sikap China.

Bahkan AS berjanji akan melakukan patroli navigasi pada kawsan yang merupakan jalur perdagangan International, didekat lokasi tersebut

Chinese Central Television (CCTV) pada Kamis malam mengatakan, latihan yang dilakukan di laut Bohai tersebut merupakan yang pertama kalinya menggunakan amunisi tajam.

“Ini untuk pertama kalinya kapal induk mengangkut skuadron yang terlibat dalam latihan dengan menggunakan peluru tajam dan serdadu yang nyata,” kata CCTV.

Dalam latihan tersebut Jet tempur Shenyang J-15 yang membawa rudal hidup juga terlibat, serta kapal induk China buatan rusia.(**)