Setiap Hari, Peternak Ayam Ras Sidrap Merugi 50%

14 Desember 2016 14:18
Pengusaha ternak ayam ras di Sidrap kembali mengeluhkan menurunnya produksi telur

SIDRAP,INIKATA.com – Pengusaha ternak ayam ras di daerah ini kembali mengeluhkan menurunnya produksi telur secara drastis yang dihasilkan setiap hari mencapai 50 persen.

Penyebab turunnya produksi telur tersebut, membuat sejumlah peternak mengalami kerugian jutaan rupiah setiap hari antara Rp 5 – Rp 8 Juta yang telah berlangsung kurang lebih satu bulan hingga sekarang ini.

Demikian disampaikan, H Jama, salah seorang peternak ayam ras di kampung Tanete, Desa Allakuang, Kecamatan Maritengngae, Sidrap, Rabu (14/12/2016), mengatakan, hampir semua peternak ayam ras di sekitar lokasi itu mengalami hal yang sama.

Menurutnya, penurunan produksi yang dialami masyarakat peternak didaerah itu, sudah dikonsultasikan dengan sejumlah dokter hewan dari berbagai perusahaan serta dokter hewan dari Dinas Peternakan didaerah ini.

Baca  juga  :  Waduh…Masih Belasan Tahun Sudah Jadi Pencuri Ponsel

Namun hasilnya, kata H Jama, belum dapat diketahui secara jelas, walaupun sistem pemberian pakan selama ini tidak pernah kami rubah formulasinya sesuai ketentuan yang ada sejak dulu hingga sekarang.

“Saya dan sejumlah masyarakat peternak yang ada di wilayah ini merasa bingung, entah penyakit apalagi yang menyerang ternak kami yang berdampak besar terhadap biaya operasional yang digunakan setiap hari,” keluh H Jama, yang turut diamini sejumlah peternak lainnya sambil berharap agar pemerintah daerah ikut membantu mencarikan solusi.