39 Adegan Diperagakan Dalam Rekontruksi Pembunuhan di Danau Mawang

13 Desember 2016 19:48
adegan pembunuhan di danau mawang

GOWA, INIKATA.com – Kepolisian SektorBontomarannu danPolres Gowa menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan yang mengakibatkan Mappakaya Daeng Ngemba yang diduga dibunuh oleh Anto sijaya alias Oktavianus beberapa bulan lalu.

Adegan tersebut diperagakan sebanyak. Rekontruksi ini mendapat pengawalan ketat oleh pihak Aparat Kepolisian Sektor (Polsek) Bontomarannu diback up beberapa personil Polres Gowa tepatnya di Danau Mawang, Jalan Poros Macanda Kecamatan Bontomarannu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.

Selain pihak polisi, tersangka juga turut dihadirkan, selain itu, Oktavianus memperagakan adegan pertama , pelaku berada di danau mawang sekitar pukul 01.00 wita dinihari menyetrum ikan, di adegan ke 6, korban melihat motor merek Yamaha Mio jatuh ke danau tanpa melihat orang yang mengendarainya padahal jarak motor korban dan korban hanya 5 meter.

Selanjutnya adegan ke 15, pelaku mengambil motor korban dari danau untuk naik ke jalan. Di agenda 21 hingga 39, pelaku kembali kerumahnya di jalan jeruk kompleks PKG kecamatan Bontomarannu untuk menyimpan motor dari Mappakaya Dg Ngemba.

Kasat Reskrim Polres Gowa, Ajun Komisaris Polisi Ridwan mengatakan, sebanyak 39 adegan rekontruksi diperagakan oleh diduga sang pelaku pembunuhan, namun tidak ada satupun adegan yang menunjukkan korban Mappakaya Dg Ngemba di bunuh oleh pelaku Oktavianus. Pelaku tidak mengaku membunuh korban.

“Rekontruksi pembunuhan hari ini berjumlah 39 adegan tetapi pelaku mengaku tidak melihat korban Mappakaya Dg Emba,” katanya. Selasa (13/12/2016).

Hanya saja, pihak polisi sendiri memberikan gambaran dua motif diantaranya tetap pada dugaan kasus pembunuhan dan lakalantas tunggal.

AKP Ridwan menambahkan, pihaknya hanya melakukan adegan rekontruksi kasus pencurian sepeda motor, Oktavianus dikenakan pasal 365 KUHP dengan ancaman kurungan penjara 9 tahun.

“Sementara untuk Lakan lantas akan di lakukan oleh pihak lantas polres Gowa. Setelah dilakukannya rekontruksi ini, kami akan menyelidiki lebih mendalam kasus ini,,” ujarnya.(**)