Indonesia – India Jalin Kerjasama Sebarkan Islam yang Damai

13 Desember 2016 10:09
Presiden Joko Widodo menerima kunjungan Wapres India Mohammad Hamin Ansari saat berkunjung ke India. (foto: setpres)

New Delhi Indonesia dan India akan bekerjasama untuk menyebarkan Islam yang damai. Kerjasama ini dibahas Presiden Joko Widodo saat menerima kunjungan Wakil Presiden India Mohammad Hamin Ansari di Kamar Kepresidenan, The Leela Palace Hotel, Senin, 12 Desember 2016.

Dalam pertemuan itu, Presiden didampingi Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dan Duta Besar Indonesia untuk India Rizal Wilmar Indrakesuma.

“Kerjasama untuk menyebarkan Islam yang damai dan rahmatan lil ‘alamin, kebetulan Wakil Presiden India juga beragama Islam,” terang Retno Marsudi sebagaimana tertuang dalam rilis Sekretariat Presiden yang diterima redaksi, Senin (12/12) malam.

“Dan kalau kita lihat Indonesia adalah negara dengan penduduk muslim terbesar, maka India adalah nomor dua karena 170 juta penduduk India adalah beragama Islam,” tambahnya.

Kunjungan Presiden Joko Widodo ke India merupakan kali pertama. Kunjungan ini sekaligus menjadi
kunjungan balasan atas kedatangan Perdana Menteri India di Indonesia pada 2013 dan kunjungan Wakil Presiden India Mohammad Hamim Ansari.

Menurut Retno, Wakil Presiden Ansari sudah pernah berkunjung ke Indonesia pada November 2015 lalu. Saat itu, Ansari juga mengadakan pertemuan resmi dengan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla. Ansari juga sempat berkunjung ke Masjid Istiqlal, menjadi pembicara pada kuliah umum dan meresmikan patung Mahatma Gandhi di Bali.

Tiba di India pada Senin kemarin, Presiden Jokowi disambut dengan upacara penyambutan kenegaraan oleh Presiden India Pranab Mukherjee dan Perdana Menteri India Narendra Modi. Selama di India, Presiden melakukan pertemuan bilateral dengan PM Narendra Modi di Hyderabad House, bangunan yang digunakan khusus untuk pertemuan dengan tamu negara.

Hari ini, Presiden dijadwalkan akan bertemu dengan 20 CEO dari India. Menurut Retno, tujuan dari pertemuan ini adalah agar para pengusaha India yang sudah berinvestasi atau bekerjasama dengan pihak Indonesia dapat menjaga kesinambungan kerja samanya.